Pemberdayaan Petani Modal Perkuat Ketahanan Pangan di Kawasan
📅 Selasa, 05 Sep 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: Sumber: Global Food Security Index 2022 - KJ/ONES
» Asean memiliki pasar yang besar yakni dengan jumlah penduduk lebih dari 650 juta jiwa.
» Asean harus menjadi wilayah yang maju bersama di tengah tekanan geopolitik dunia.
JAKARTA - Asean Business Advisory Council (Asean-BAC) 2023 mendukung penguatan ketahanan pangan melalui pemberdayaan petani dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Ketua Asean-BAC, Arsjad Rasjid, di sela-sela acara Asean Business and Investment Summit 2023 di Jakarta, Senin (4/9), mengatakan program yang akan diterapkan untuk pemberdayaan adalah Inclusive Closed-Loop Model for Agricultural Products. Dalam program tersebut, perusahaan besar membantu petani dengan menjadi mentor.
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) itu menjelaskan kalau proyek warisan tersebut menempatkan petani kecil sebagai pusat ekosistem multi-pemangku kepentingan yang dipimpin oleh sektor swasta.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemberdayaan kelompok-kelompok marginal, termasuk UMKM, petani, dan komunitas nelayan itu bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan secara berkelanjutan. Mereka membantu membuka akses terhadap keuangan, pengetahuan, teknologi, dan pasar sehingga menghasilkan industri pangan berbasis petani dan pengembangan UMKM yang sukses.
Selain mendapatkan mentoring dan bimbingan dari perusahaan besar untuk meningkatkan produktivitasnya, petani juga diberikan akses terhadap pasar untuk memastikan produk pertanian mereka terjual dengan baik.
Petani pun perlu mendapat dukungan pendanaan dari lembaga keuangan untuk bisa mengembangkan usaha pertanian mereka secara lebih baik, dan pada gilirannya meningkatkan kesejahteraan petani.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Memajukan pertanian lewat pemberdayaan petani akan menjadi salah satu modal untuk mendukung ketahanan pangan di kawasan," kata Arsjad.
Apalagi Asean memiliki pasar yang besar yakni dengan jumlah penduduk lebih dari 650 juta jiwa, sehingga diharapkan hasil produk pertanian kawasan dapat terserap sepenuhnya di pasar Asean.
Kawasan dengan populasi yang produktif dan kreatif serta kekuatan komoditas kawasan dalam rantai pasok global itu bisa dioptimalkan melalui satu kerangka Asean incorporated.
Asean incorporated akan menyatukan sektor publik dan swasta untuk bersama-sama membangun Asean sebagai motor utama ekonomi dunia.
Sudah Berlangsung Lama
Guru Besar Agribisnis dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Masyhuri, mengatakan program kemitraan bisnis besar dengan petani kecil dan UMKM, sudah berlangsung lama di Indonesia dan terbukti meningkatkan produktivitas petani dan UMKM.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!