Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RI Ajak Asean Menjaga Pertumbuhan di Tengah Dinamika Dunia

📅 Sabtu, 19 Agu 2023, 00:35 WIB | Oleh:
RI Ajak Asean Menjaga Pertumbuhan di Tengah Dinamika Dunia Doc: DOK KEMENDAG
Ket. Djatmiko Bris Witjaksono, Dirjen Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag

JAKARTA - Indonesia mengajak seluruh negara Asean dan negara mitra dialog untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di kawasan meskipun situasi global makin tak mudah. Hal itu disampaikan dalam pertemuan ke-55 Menteri Ekonomi Asean (Asean Economic Ministers/AEM), di Semarang, Jawa Tengah.

"Indonesia mengajak seluruh negara Asean dan mitra dan dunia, sekaligus menyampaikan bahwa kawasan Asean di tengah situasi yang tak mudah, di politik, iklim, ekonomi, disrupsi, dan sebagainya tetap bisa menjadi kawasan yang tumbuh dinamis dibanding kawasan lain," kata Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan RI, Djatmiko Bris Witjaksono, di Semarang, Kamis (17/8).

Seperti dikutip dari Antara, AEM ke-55 dimulai pada 17 hingga 22 Agustus 2023. Pada hari pertama AEM 2023, Kamis, Indonesia memimpin pertemuan pejabat senior ekonomi Asean yang akan dilanjutkan hingga Jumat (18/8), sebelum memasuki agenda pertemuan tingkat menteri pada Sabtu (19/8) hingga Selasa (22/8).

Djatmiko mengatakan sebagai pemegang Keketuaan Asean 2023, Indonesia ingin menjadikan Asean sebagai kawasan yang cepat pulih dari dampak pandemi Covid-19. Hal itu juga sejalan dengan tema Keketuaan Indonesia di Asean pada tahun ini, yakni Asean Matters; Epicentrum of Growth.

Daya Tarik Budaya

Menurut dia, Semarang dipilih sebagai kota penyelenggara AEM ke-55 karena kesiapan infrastruktur yang dimiliki dan daya tarik budaya kota yang dijuluki Kota Lumpia itu.

Terdapat lebih dari 500 delegasi yang akan menghadiri AEM ke-55 pada 17-22 Agustus 2023. Ratusan delegasi itu berasal dari 10 negara Asean, satu negara observer Timor Leste, dan negara-negara mitra Asean, seperti RRT, Korea Selatan, Jepang, Australia, Selandia Baru, India, Kanada, Amerika Serikat, Uni Eropa, Inggris, dan Russia.

Pertemuan AEM ke-55 ini juga merupakan kelanjutan dari pertemuan retreat pada Maret 2023 lalu di Magelang, Jawa Tengah,yang dihadiri oleh menteri-menteri ekonomi Asean.

Perbedaannya, dalam AEM ke-55 ini, para menteri ekonomi dari negara-negara mitra dialog Asean juga akan hadir. Total ada 19 pertemuan yang akan dihadiri menteri-menteri ekonomi Asean, observer, dan mitra dialog Asean dalam AEM ke-55.

Djatmiko menjelaskan pada 19 Agustus 2023, AEM ke-55 akan difokuskan untuk pertemuan internal Asean yang dihadiri menteri-menteri ekonomi Asean.

Selanjutnya, pada 20-22 Agustus 2023, pertemuan akan difokuskan untuk menteri-menteri Asean dengan eksternal atau mitra dialog Asean.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.