Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rusia Sebut Ukraina Melancarkan 'Serangan Teroris' di Jembatan Krimea

📅 Minggu, 13 Agu 2023, 13:40 WIB | Oleh:
Rusia Sebut Ukraina Melancarkan 'Serangan Teroris' di Jembatan Krimea Doc: Telegram/Ukrinform
Ket. Kantor berita Ukraina, Ukrinform membagikan foto jembatan, menunjukkan asap tebal di kedua sisi,

MOSKOW - Kementerian Rusia mengatakan, Sabtu (12/8), Ukraina berusaha menyerang Jembatan Krimea dengan rudal S-200. Rudal itu terdeteksi dan ditembak jatuh.

"Hari ini, rezim Kiev berusaha melancarkan serangan teroris di Jembatan Krimea dengan peluru kendali pertahanan udara S-200, yang diubah menjadi versi serangan. Rudal Ukraina segera terdeteksi dan dicegat di udara oleh sistem pertahanan udara Rusia. Tidak ada kerusakan dan tidak ada korban luka," kata Kementerian Pertahanan Rusia dalam sebuah pernyataan seperti dilaporkan Anadolu, Sabtu.

Kementerian mengatakan, satu jam sebelum serangan pertama, rudal lain ditembak jatuh di atas Selat Kerch.

Secara terpisah, kepala Krimea, Sergey Aksyonov, mengatakan di Telegram bahwa dua rudal ditembak jatuh. Ia mengulangi pernyataan Kementerian Pertahanan bahwa tidak ada kerusakan pada jembatan tersebut.

Tabir asap telah dipasang di jembatan, dan lalu lintas akan segera dilanjutkan, katanya.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengutuk serangan di Jembatan Krimea.

"(Jembatan) telah mengalami serangan seperti itu sejak musim gugur tahun lalu. Serangan ini menyebabkan kematian warga sipil," katanya.

Zakharova mengatakan Kiev "membalas warga sipil karena tidak dapat mengubah situasi di garis depan meskipun semua bantuan militer Barat."

"Sabotase semacam itu memberi kesempatan pada masyarakat internasional untuk sekali lagi melihat sifat sebenarnya dari rezim Kiev. Tidak ada pembenaran untuk tindakan biadab seperti itu, itu dan tidak akan tetap tidak terjawab," katanya.

Pada Sabtu pagi, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan serangan Ukraina lainnya dengan 20 pesawat tak berawak berhasil digagalkan.

Pihak berwenang Ukraina belum menanggapi klaim Rusia, namun kantor berita negara Ukrinform membagikan foto jembatan, menunjukkan asap tebal di kedua sisi, disertai dengan catatan mengejek: "Kami ingin mengingatkan penjajah bahwa merokok merugikan kesehatan dan integritas jembatan yang didirikan secara ilegal."

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan pada Juli bahwa serangan di wilayah Rusia adalah "proses yang tak terhindarkan, alami, dan benar-benar adil."

Selain itu, penasihat presiden Ukraina Mykhailo Podolyak mengatakan kepada Ukraina 24 pada Jumat bahwa serangan pesawat tak berawak di wilayah Rusia akan menjadi "lebih sering dan efektif."

Jembatan Krimea, juga dikenal sebagai Jembatan Kerch karena melintasi Selat Kerch, menghubungkan daratan Rusia dengan Semenanjung Krimea, yang telah berada di bawah kendalinya sejak 2014.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
  • Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia
    Preview komentar:
    Terima kasih atas liputan yang mendalam ini; sangat ...
  • Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Alami Penyesuaian
    Preview komentar:
    Bukannya Vivo & BP 92 udah 16.130 dari ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Megapolitan
Berlatih menari balet di Ga...
Daerah
Gunung Anak Krakatau Erupsi...
Daerah
Tradisi Grobyak Ikan Sumber...

Rupiah Masih Rentan - 24 Agustus 2026

5 jam yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 24 Ag...
Ekonomi
IHSG Menghijau! Awal Perdag...

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

5 jam yang lalu | Marcellus Widiarto

Ekonomi
Kabar Baik! Rupiah Menguat ...

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

5 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Jumlah rumah rusak akibat g...
Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.