Junta Militer Tutup Wilayah Udara Niger
📅 Selasa, 08 Agu 2023, 00:18 WIB | Oleh: Tim PenulisPresiden Nigeria, yang menjadi ketua Masyarakat Ekonomi Negara-negara Afrika Barat (ECOWAS), telah menyerukan tindakan militer melawan pemberontak Niger dan mengembalikan posisi Presiden Mohamed Bazoum.
Namun, seorang pengacara konstitusional Onyeama Oke mendesak pemerintah Nigeria untuk menarik duta besar dan staf lainnya di kedutaan di Niamey, ibukota Niger.
Tetapi, dia menganjurkan pemerintah Nigeria untuk membiarkan rakyat Niger mengatasi masalah internal mereka.
"Rakyat Nigeria tidak bisa menangis lebih dari rakyat Niger. Sementara kami bekerja untuk memastikan bahwa demokrasi tumbuh subur di negara-negara Afrika, kami harus mengakui hak warga negara untuk memilih apa yang mereka inginkan," kata dia kepada Anadolu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebelumnya Nigeria menghentikan pasokan listriknya untuk Niger pada Jumat, membuat sejumlah wilayah di negara itu berada dalam kegelapan. Niger membeli 70 persen listriknya dari Perusahaan Listrik Nigeria.
Pada 26 Juli, sekelompok tentara yang menyebut diri mereka Dewan Nasional untuk Pengamanan Negara (CNSP) mengeluarkan pernyataan di televisi negara Niger sesaat setelah menahan Bazoum, mengatakan mereka mengambil langkah akibat "menurunya situasi keamanan dan buruknya pemerintahan.
Bazoum terpilih dalam transisi kekuasaan demokratis pertama Niger setelah merdeka dari penjajahan Prancis pada 1960.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!