Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Basarnas Ambon cari wanita terseret ombak di Pantai Natsepa

📅 Kamis, 03 Agu 2023, 18:08 WIB | Oleh:
Basarnas Ambon cari wanita terseret ombak di Pantai Natsepa Doc: ANTARA/HO/Basarnas Ambon
Ket. Tim SAR gabungan melakukan operasi pencarian terhadap seorang wanita berusia 20 tahun yang dilaporkan hilang terseret ombak di objak wisata Pantai Natsepa Ambon. (3/8)

AMBON -- Regu penyelamat dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon, Maluku dibantu unsur potensi SAR dan masyarakat melakukan operasi pencarian terhadap serang wanita dewasa (20) yang dilaporkan hilang setelah diseret ombak di objek wisata pemandian Pantai Natsepa.

"Korban dilaporkan terseret ombak pada Rabu, (2/8) pukul 17:00 WIT dan tim SAR gabungan dikerahkan melakukan operasi SAR hingga malam hari," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon, Maluku Muhammad Arif Anwar di Ambon, Kamis.

Namun upaya pencarian korban pada operasi SAR hari pertama belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban, dan tim SAR gabungan mulai melanjutkan operasi SAR pada Kamis pagi.

Menurut dia, pusat komando Basarnas Ambon menerima informasi pada Rabu, (2/8) sekitar pukul 19:06 WIT dari seorang anggota Polairud Polda Maluku bernama Yasir yang menyebutkan seorang warga terseret ombak di objek wisata Pantai Natsepa, Negeri Suli, Kecamatan Salahutu (Pulau Ambon) Kabupaten Maluku Tengah.

Mendapati informasi tersebut, pukul 19:21 WIT satu tim Rescue Basarnas Ambon dikerahkan menuju lokasi kejadian guna melaksanakan Operasi SAR dengan jarak kurang lebih 22 KM arah Timur Laut dari Kantor SAR Ambon.

Upaya pencarian di permukaan air oleh tim SAR gabungan berlangsung hingga pukul 00:00 WIT namun belum menuai hasil maksimal sehingga dihentikan sementara dan dilanjutkan hari berikutnya untuk melakukan penyelaman.

Kejadian bermula sekitar pukul 17:00 WIT, korban diketahui berenang bersama beberapa temannya di Pantai Natsepa namun secara tiba-tiba mereka dihantam ombak.

"Beberapa teman korban berhasil menyelamatkan diri, namun tidak dengan korban," ucap Muhammad Arif.

Awalnya upaya pencarian masyarakat sekitar dilakukan segera namun terkendala tingginya gelombang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Polisi Buru Pelaku Pencuria...
Ekonomi
Indonesia produksi beras te...

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

47 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

52 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.