Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Media Harus Menjadi Agen Pemutus Hoaks

📅 Rabu, 26 Jul 2023, 01:03 WIB | Oleh:
Media Harus Menjadi Agen Pemutus Hoaks Doc: DOK PRIBADI
Ket. Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah BPIP, Antonius Benny Susetyo

SEMARANG - Media harus menjadi agen pemutus hoaks dan berita bohong. Media harus berani mengabarkan hal kebenaran. Jangan hanya ikut tren, tetapi harus memberitakan hal-hal yang mengedukasi masyarakat.

"Media harus berani mengabarkan hal kebenaran. Jangan hanya ikut tren, tetapi harus memberitakan hal-hal yang mengedukasi masyarakat," ujar Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Antonius Benny Susetyo, di Semarang, Minggu (23/7).

Benny, sapaan akrab Antonius Benny Susetyo, melakukan pertemuan dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jawa Tengah dalam rangka sosialisasi demokrasi dengan nilai-nilai Pancasila.

Benny menyorot tahun politik yang akan datang dan peran media. "Masyarakat harus dibimbing untuk menjadi pemilih yang objektif. Jangan karena sisi emosional, seperti kesamaan suku, agama, budaya. Bimbing masyarakat dengan edukasi mengenai track record, gagasan, usulan, serta visi misi dari calon-calon," jelasnya.

Terkhusus untuk generasi milenial dan generasi Z, Benny menyampaikan bagaimana harapan mereka dalam menyambut pesta demokrasi.

"Suguhkan mereka konten dan data yang menyangkut proyeksi masa depan kehidupan mereka, disesuaikan dengan visi misi dari para calon, biar mereka objektif memilih dan mengenal calon-calon ini, bukan termakan janji-janji palsu," tegasnya.

Media Sosial

Pakar komunikasi politik itu juga menyoroti penggunaan media sosial yang massif di kalangan masyarakat.

"Penggunaan media sosial juga harus bijak. Masyarakat jangan mudah terpengaruh oleh berita-berita yang tidak jelas kebenarannya. Sebelum menyebar berita, cari tahu dulu kebenarannya. Jadi kritis, bangun literasi digital. Smart-lah menggunakan media," serunya kemudian.

Perihal pendidikan Pancasila, Benny menyampaikan hal itu penting di kalangan muda.

"Harusnya, Pancasila diajarkan bukan dengan hafalan, bukan lagi disuruh hafal butir-butir itu, tetapi langsung mengalami dan menjalani butir-butir itu dalam kehidupan sehari-hari. Itulah pendidikan Pancasila yang sekarang akan dilakukan. Anak muda jadi benar menjadi living dan working ideology," imbuhnya.

Dengan pendidikan Pancasila kepada semua masyarakat, demokrasi Pancasila bisa dilakukan secara menyeluruh.

"Konten yang mendidik dan menginfokan kebenaran serta pendidikan Pancasila kepada anak-anak muda akan membuat masyarakat menjalani demokrasi Pancasila," kata Benny.

Dia pun menutup dengan sebuah seruan. "Media harus menjadi agen, memberikan jalan aktualisasi demokrasi Pancasila oleh elite politik dan masyarakat. Jadilah media yang memberikan lentera kebenaran, bukan sekadar memberi berita untuk hiburan saja," tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.