Divisi Rahasia Iran di Suriah Menarget Personel AS dan Israel
📅 Minggu, 23 Jul 2023, 18:14 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SKampanye Iran menyebabkan munculnya "Poros Perlawanan," istilah yang digunakan untuk merujuk pada koalisi luas milisi Muslim Syiah yang berakar di Timur Tengah dan sekitarnya. Ini termasuk Divisi Fatemiyoun yang sebagian besar Afghanistan, Divisi Zaynebiyoun yang sebagian besar Pakistan, banyak formasi yang terdiri dari Pasukan Mobilisasi Populer yang didukung negara Irak serta Hizbullah Lebanon yang kuat dan gerakan Ansar Allah Yaman, atau Houthi, keduanya jauh sebelum perang melawan ISIS.
Pejabat intelijen menyebut, Divisi Imam Hossein sebagai "payung" di mana semua kegiatan terkait Iran di Suriah dikoordinasikan. "Apa pun yang terjadi di Suriah sekarang berada di bawah yurisdiksi Iran dan divisi Pasukan Quds ini," katanya.
Dia mencatat, khususnya Hizbullah memainkan peran penting dalam pembentukan Divisi Imam Hossein.
"Ini adalah Hizbullah 2.0," kata pejabat itu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Mostafa Najafi, seorang peneliti Iran yang berspesialisasi dalam konflik Timur Tengah dan kebijakan luar negeri Iran, menjelaskan lebih lanjut tentang cara kerja Divisi Imam Hossein dan hubungannya dengan Damaskus dan Teheran. "Divisi tersebut salah satu entitas paling penting yang terkait dengan Iran dan poros perlawanan di Suriah, yang dikenal sebagai Hizbullah Suriah," ungkapnya.
Najafi menyebutkan, Divisi Imam Hossein sebagai "hubungan militer, operasi, dan intelijen antara Pasukan Quds dan (divisi) tentara Suriah yang paling berpengaruh" yang disebutnya sebagai Divisi Lapis Baja ke-4, yang dipimpin oleh saudara laki-laki Assad, Mayor Jenderal Maher al-Assad.
Kedekatan Divisi Imam Hossein dengan Divisi Lapis Baja Keempat telah secara signifikan meningkatkan dan meningkatkan posisi Maher Assad di tentara Suriah, terutama terhadap ketergantungan pada Rusia.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Perlu dicatat bahwa pasukan ini dilatih oleh Pasukan Quds dan pasukan elit Hizbullah Lebanon," katanya.
"Pembiayaan dan logistik divisi ini disediakan langsung oleh Divisi 4 Angkatan Darat Suriah. Poin penting lainnya adalah wilayah operasional divisi ini berada di dekat Damaskus, selatan dan barat daya Suriah, serta perbatasan Suriah dengan rezim Israel," terangnya.
"Syiah Suriah, khususnya Alawit, membentuk personel kepemimpinan dan mayoritas pasukan di divisi ini," tambahnya.
"Divisi ini memiliki peran vital dalam memajukan koordinasi operasional dan lapangan Iran dengan pasukan tentara Suriah, terutama dalam perang melawan terorisme, serta menstabilkan posisi poros perlawanan di perbatasan barat dan selatan Suriah."
Najafi juga secara langsung memuji "inovasi dan kreativitas Jenderal Qassem Soleimani" dengan pembentukan Divisi Imam Hossein, dengan mengatakan bahwa tujuannya dalam membentuk divisi ini adalah untuk membangun pengaruh Pasukan Quds dalam struktur tentara Suriah sambil memperkuat tentara Suriah melawan kelompok teroris, termasuk ISIS.
Dari apa yang Najafi gambarkan sebagai "lusinan pasukan perlawanan di Suriah yang diciptakan oleh Iran dalam kerangka strategi keamanan dan jaringan pasukan non-pemerintah, katanya, Divisi Imam Hossein adalah "lapisan militer dan operasional Iran yang paling penting untuk menyusup ke dalam struktur tentara Suriah".
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!