Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelanggaran Terbanyak Lawan Arus

📅 Sabtu, 15 Jul 2023, 05:27 WIB | Oleh:
Pelanggaran Terbanyak Lawan Arus Doc: ANTARA/HO-Polres Jakbar
Ket. Satuan Lalu Lintas Polres Jakarta Barat memeriksa pengendara dalam Operasi Patuh Jaya 2023 pada hari kedua, Selasa (11/7). Selama Operasi Patuh Jaya 2023, melawan arus masih mendominasi pelanggaran yang dilakukan pengguna kendaraan roda dua.

JAKARTA - Tindakan melawan arus mendominasi pelanggaran pengendara roda dua selama Operasi Patuh Jaya 2023. Informasi ini disampaikan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Latif Usman, Jumat (14/7). Latif juga menjelaskan terdapat beberapa lokasi yang kerap terjadi pelanggaranmelawan arus.

"Di beberapa titik tempat sepertiJalan Hayam Wuruk, Jalan Tendean, dan JalanDaan Mogotmemang perlu pengawasan karena banyak pelanggaran melawan arus," ucap Latif. Menurut data Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya jenis pelanggaran melawan arus pada hari pertama operasi terjadi 152 kasus. Hari kedua 104 kasus dan hari ketiga 117 kasus. Lalu hari keempat menjadi 579 kasus.

Selain itu, Latif menambahkan Operasi Patuh Jaya 2023 masih berjalan normal. Para pelanggar juga masih bersikap kooperatif. "Sampai saat ini, belum ada yang istilahnya ngeyel," katanya. Sebelumnya, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menilai kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas harus terus diawasi agar mau disiplin berkendara.

"Masyarakat memang perlu suatu pengawasan terus-menerus," kata Latif Usman.

Latif menjelaskan untuk memaksimalkan pengawasan lalu lintas tersebut, kedua metode tilang (manual dan elektronik) digunakan dalam Operasi Patuh Jaya 2023.

"Kalau kita hanya menggunakan tilang manual akan berat. Makanya kita maksimalkan tilang elektronik juga," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Nasional
BMKG Prakirakan Ingatkan Po...
Luar Negeri
NASA Ungkap Pola Arus Laut ...
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.