Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Permintaan Mineral Kritis Terus Melonjak karena Tren Energi Bersih

📅 Rabu, 12 Jul 2023, 00:00 WIB | Oleh:
Permintaan Mineral Kritis Terus Melonjak karena Tren Energi Bersih Doc: ISTIMEWA
Ket. International Energy Agency (IEA)

PARIS - Badan Energi Internasional atau International Energy Agency (IEA) dalam laporan tahunan Tinjauan Pasar Mineral Kritis, Selasa (11/7), mengatakan pasar mineral kritis yang penting untuk teknologi energi bersih telah naik berlipat ganda selama lima tahun terakhir, dengan Tiongkok memimpin dunia dalam pengeluaran investasi.

Dikutip dari Radio Free Asia (RFA), laporan itu menyebutkan antara 2017 dan 2022, sektor energi adalah faktor utama di balik permintaan lithium tiga kali lipat secara keseluruhan, dengan lonjakan permintaan kobalt sebesar 70 persen, dan peningkatan permintaan nikel sebesar 40 persen.

Pasar untuk mineral transisi energi mencapai 320 miliar dollar AS pada 2022 dan diperkirakan akan terus tumbuh pesat, semakin mendorongnya menjadi pusat perhatian industri pertambangan global.

Teknologi energi bersih mendorong penerapan rekor untuk mineral penting, termasuk litium, kobalt, nikel, tembaga, dan logam tanah jarang. Mereka membantu menggerakkan kendaraan listrik, turbin angin, panel surya, dan teknologi lain yang menjadi kunci transisi energi bersih.

Laporan tersebut mengatakan investasi dalam pengembangan mineral kritis mencatat peningkatan tajam sebesar 30 persen pada tahun 2022,menyusul peningkatan 20 persen pada 2021, dengan perusahaan yang berbasis di Tiongkok hampir menggandakan pengeluaran investasi mereka pada 2022.

Peningkatan Pesat

Pergeseran global menuju teknologi energi bersih mendorong peningkatan pesat dalam permintaan mineral tersebut, dengan konsumsi global mineral transisi ini diproyeksikan tumbuh enam kali lipat pada 2040.

Tiongkok telah muncul sebagai pemain penting dalam beberapa tahun terakhir karena dominasinya atas pemrosesan dan pemurnian mineral utama yang diperlukan untuk energi terbarukan.

Karena perpaduan insentif dan kebijakan peraturan, Tiongkok juga unggul dalam pembuatan teknologi energi bersih, seperti panel surya, turbin angin, dan baterai kendaraan listrik (EV). Negara ini menampung sekitar 50 persen dari kapasitas angin dan matahari operasional dunia.

Perusahaan Tiongkok telah mengakuisisi tambang di luar negeri dan berinvestasi di negara kaya mineral untuk mengamankan sumber mineral transisi untuk memenuhi permintaan mereka yang meningkat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman
    Preview komentar:
    Bank Panin error hari ini Nomor WhatsApp resmi ...
    Bank Panin error hari ini Nomor WhatsApp resmi ...
  • 'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika
    Preview komentar:
    Bagaimana cara menghubungi call center Bank Panin Nomor WhatsApp ...
    Bagaimana cara menghubungi call center Bank Panin Nomor WhatsApp ...
  • Prakiraan Cuaca Jakarta Cerah Berawan pada Minggu (23/8), Suhu Capai 26 hingga 31 Derajat Celcius
    Preview komentar:
    Bagaimana solusi jika kartu ATM Bank Panin tertelan Nomor ...
    Bagaimana solusi jika kartu ATM Bank Panin tertelan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Ekonomi
Harga BBM Pertamina, Shell,...
Megapolitan
Tabrakan Beruntun di Tol Se...
Rona
Belajar Bisnis dari Kisah Y...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.