Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pos Indonesia: Penyaluran Bansos Sembako dan PKH Tahap II Capai 96,74 Persen

📅 Minggu, 09 Jul 2023, 10:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pos Indonesia: Penyaluran Bansos Sembako dan PKH Tahap II Capai 96,74 Persen Doc: ANTARA/Pos Indonesia
Ket. Petugas Kantor Pos menyerahkan Bansos Sembako dan PKH kepada salah satu Keluarga Penerima Manfaat di Kelurahan Cipedes, Kota Bandung, Jawa Barat.

JAKARTA - PT Pos Indonesia (Persero) menyebutkan penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) Sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) yang ditugaskan Kementerian Sosial melalui BUMN tersebut pada tahap II mencapai 96,74 persen.

Menurut Direktur Bisnis Jasa Keuangan PT Pos Indonesia (Persero), Haris dari 3,5 juta data keluarga penerima manfaat (KPM) yang ditargetkan sudah tersalurkan lebih kurang 3,4 juta keluarga secara nasional.

"Di triwulan dua ini, berdasarkan data posisi tanggal 2 Juli, secara nasional sudah mencapai 96,74 persen. Jadi, kami hampir merampungkan tugas penyaluran PKH dan Sembako untuk triwulan 2 tahun ini," ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (8/7).

Haris menambahkan, meski penyaluran Bansos Sembako dan Program PKH dijalankan dengan baik, namun Pos Indonesia bertekat untuk bisa menjaga, bahkan meningkatkan kualitas layanan untuk menyalurkan bantuan-bantuan serupa pada masa mendatang.

Sejumlah perbaikan, inovasi, dan secara bertahap melakukan transformasi digital secara menyeluruh, lanjutnya, perlu dilakukan untuk menjaga kredibilitas sebagai penyalur bantuan, khususnya di hadapan pemerintah.

"Karena selain harus tepat waktu, tepat jumlah, tepat sasaran, penyaluran ini menyangkut anggaran negara akan dilakukan audit oleh BPK (Badan Pemeriksa Keuangan)," katanya.

Pos Indonesia juga melakukan upaya-upaya perbaikan dari sisi aplikasi penyaluran Bansos tersebut baik dari awal saat dana diterima, sampai dana disalurkan ke penerima manfaat.

Selain itu BUMN logistik tersebut juga telah menerapkan teknologi dan digitalisasi dalam penyaluran bansos, khususnya dalam program Bansos Sembako dan PKH.

Saat KPM ingin mencairkan dana di Kantorpos, mereka bisa menggunakan teknologi melalui QRIS Pospay untuk mencairkan dana bantuan yang mereka terima.

Bagi masyarakat yang sudah melek teknologi, tambah Haris,mereka sudah punya smartphone, bisa menggunakan aplikasi di mobile phone milik mereka untuk mengambil dananya.

Sedangkan bagi masyarakat yang hanya memiliki feature phone, mereka tetap bisa mencairkan dana tersebut melalui SMS.

Salah satu KPM Bansos Sembako Imas Priyati, warga Kelurahan Cipedes, Kota Bandung, Jawa Barat menyatakan telah mendapat bantuan sebesar Rp600 ribu.

Menurut dia, tidak sulit mencairkan bantuan sebab dengan kecanggihan teknologi yang diterapkan Pos Indonesia, proses pengambilan dana bantuan yang dilakukan sangatlah mudah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.