Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ini Mengapa Rudal Hipersonik Rusia Berhasil Dijatuhkan oleh Sistem Anti Udara Patriot di Ukraina

📅 Sabtu, 17 Jun 2023, 16:32 WIB | Oleh:

"Itu tidak bisa pergi secepat itu. Fisika bisa menjadi masalah nyata tentang ini, tapi begitulah. Jadi, angka Mach 10 yang menakutkan itu (hanya mungkin pada ketinggian 59.000 kaki), tidak akan menjadi kecepatan Kinzhal saat mencapai targetnya," terangnya.

"Ketika mendekati targetnya, Kinzhal tidak sampai kecepatan Mach 10. Ini lebih lambat dari itu, dan di situlah rudal PAC-3 Patriot dapat menghancurkannya," ujarnya.

Sistem rudal Patriot PAC-3 adalah bagian dari jaringan pertahanan rudal tiga lapis. Garis pertahanan pertama berasal dari rudal AEGIS, yang dirancang untuk melumpuhkan rudal balistik di luar angkasa. Jika gagal, rudal balistik dicegat oleh sistem rudal anti-balistik THAAD, tepat saat mereka masuk kembali ke atmosfer.

Lapisan pertahanan terakhir adalah rudal Patriot PAC-3. Sistem PAC-3 dapat bertahan melawan semua jenis rudal balistik, namun kurang efektif melawan rudal pesawat terbang dan rudal udara-ke-permukaan. Inilah alasan patriot PAC-3 dikerahkan bersama peluncur Patriot PAC-2 dengan rudal jarak jauh.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...
Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.