Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penyelesaian Kasus Stunting Tidak Sesuai Target

📅 Kamis, 15 Jun 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Dalam kesempatan lain, Peneliti Mubyarto Institute, Awan Santosa, mengatakan anggaran stunting lebih banyak digunakan untuk perjalanan dinas, rapat, dan berbagai pengeluaran birokratis proyek sehingga belum sepenuhnya efektif.

"Mestinya anggaran tersebut dialokasikan secara konkret untuk pemenuhan kebutuhan nutrisi," kata Awan.

Bukan sebaliknya, untuk mendukung memobilisasi gerakan bersama multipihak untuk mengatasi masalah stunting sesuai dengan kebutuhan dan kearifan lokal. "Masalah stunting semestinya bisa dipakai untuk negosiasi terkait pembayaran utang," tegas Awan.

Sementara itu, Manajer Riset Seknas Fitra, Badiul Hadi, mengatakan secara akumulatif penanganan stunting memang mengalami penurunan signifikan 15,4 persen di mana pada 2014 masih tercatat 37 persen dan pada 2022 diangka 21,6 persen. Jika di rerata, setiap tahun terjadi penurunan 2,2 persen.

Presiden Jokowi menargetkan tahun 2024 turun menjadi 14 persen, perlu percepatan dari pemerintah terlebih jika melihat rata-rata penurunannya. Di sisi lain, pemerintah perlu memastikan alokasi anggaran betul-betul optimal untuk penanganan stunting, banyak kasus alokasi anggaran untuk stunting justru habis untuk rapat dan perjalanan dinas, mestinya belanja modal lebih besar.

Alokasi anggaran pemerintah cukup besar mencapai 77 triliun rupiah, dan pada 2022 juga dialokasikan anggaran percepatan 44,8 triliun rupiah yang tersebar. "Jika tahun ini masih di angka 21,6 persen, maka pada 2024 harus digenjot turun 7,6 persen agar bisa mencapai target 14 persen," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.