Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wali Kota Jayapura Lepas 27 Fish Apartment untuk Pulihkan Ekosistem Teluk Humboldt.

📅 Minggu, 26 Jul 2026, 02:08 WIB | Oleh:
Wali Kota Jayapura Lepas 27 Fish Apartment untuk Pulihkan Ekosistem Teluk Humboldt. Doc: Antara Foto
Ket. Walikota Jayapura, Abisai Rollo bersama Kadis Perikanan Matheys Sibi saat melepas rumah ikan di perairan Kampung Tahima Soroma atau Kayo Pulau, Kota Jayapura, Papua, Sabtu (25/7).

Wali Kota Jayapura Abisai Rollo melepas secara resmi 27 unit rumah ikan atau fish apartment di perairan Kampung Tahima Soroma atau Kayo Pulau, Kota Jayapura, Papua di mana ini sebagai upaya memulihkan ekosistem perairan Teluk Humboldt.

"Kami melepas rumah ikan tersebut juga untuk mendukung Kampung Tahima Soroma sebagai destinasi wisata bahari," katanya usai mencanangkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kota Jayapura bertempat depan Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, Sabtu (25/7).

Menurut Abisai, pihaknya juga berharap melalui rumah ikan ini ikan-ikan bisa kembali berkembang biak di perairan ini, sehingga masyarakat Kayo Pulau dapat menikmati hasilnya untuk jangka panjang.

"Ini merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah dalam memulihkan sumber daya ikan," ujarnya.

Dia menjelaskan keberadaan rumah ikan ini juga diproyeksikan membuka potensi baru untuk aktivitas memancing dan wisata bawah air yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah kampung, masyarakat lokal, hingga komunitas memancing.

"Harapan kami fasilitas ini memberi nilai tambah secara ekonomi serta pariwisata bagi warga setempat," katanya lagi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kota Jayapura Matheys Sibi mengatakan pelepasan rumah ikan yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus (Otsus) dan ke depan pihaknya bakal terus menghadirkan rumah-rumah ikan pada sejumlah titik di Kota Jayapura.

"Kota Jayapura merupakan wilayah pesisir sehingga potensi akan perikanan sangat bagus oleh sebab itu hal ini harus terus didorong dan dikembangkan demi menjaga kedaulatan pangan laut," katanya

Menurut Matheys, partisipasi aktif masyarakat lokal sangat diperlukan untuk menjaga serta mengawasi keberadaan fish apartment tersebut agar tidak dirusak oleh oknum tidak bertanggung jawab.

​"Sinergi antara pemerintah dan warga kampung adalah kunci utama agar keberadaan rumah ikan ini memberi manfaat berkelanjutan hingga anak cucu nantinya," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Sawah terdampak kekeringan ...
Luar Negeri
Tiongkok Uji Terbang Protot...

Produksi rumput laut di Nunukan

3 jam lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Produksi rumput laut di Nun...
Open Dining of Jakarta, Wisata Kuliner Baru di Atas Bus dengan Panorama Ibu Kota

Open Dining of Jakarta, Wisata Kuliner Baru di Atas Bus dengan Panorama Ibu Kota

25 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.