Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Banten Gencarkan Layanan Cek Kesehatan Gratis

📅 Sabtu, 25 Jul 2026, 23:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Banten Gencarkan Layanan Cek Kesehatan Gratis Doc: Antara
Ket. Gubernur Banten Andra Soni meninjau layanan kesehatan gratis di Halaman Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Sabtu (25/7/2026).

Serang - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus menggencarkan dan memaksimalkan program layanan cek kesehatan gratis sebagai upaya preventif untuk membangun masyarakat yang sehat, produktif, dan berkualitas.

Gubernur Banten Andra Soni, di Serang, Sabtu, mengajak seluruh elemen masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan fasilitas tak berbayar yang telah disediakan oleh pemerintah tersebut guna mengelola kesehatannya sejak dini.

"Saya mengajak masyarakat Banten untuk memanfaatkan cek kesehatan gratis. Paradigma pembangunan kesehatan saat ini tidak lagi hanya berorientasi pada pengobatan setelah sakit, tetapi lebih mengutamakan promotif dan preventif," katanya.

Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan layanan gratis, Gubernur menjamin bahwa masyarakat yang masuk dalam kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan akan mendapatkan kemudahan akses khusus.

Menurutnya, jika sewaktu-waktu warga PBI membutuhkan layanan atau mendapati kendala administrasi, pemerintah daerah akan memfasilitasi agar mereka tetap bisa menikmati layanan kesehatan tanpa beban biaya.

Selain pemeriksaan umum, layanan kesehatan gratis ini juga difokuskan bagi penyandang penyakit penyerta melalui Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

"Menjaga masyarakat tetap sehat melalui pola hidup sehat dan deteksi dini sangat penting. Prolanis membantu penyandang sakit kronis agar tetap memperoleh pelayanan kesehatan secara berkesinambungan, sehingga kualitas hidupnya optimal," ujarnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Deputi Direksi Wilayah IV BPJS Kesehatan dr. Yessi Kumalasari menjelaskan bahwa Prolanis adalah bentuk nyata layanan berkelanjutan yang dapat diakses peserta agar tidak jatuh pada kondisi sakit yang lebih parah.

Saat ini, tercatat ada 358.801 peserta Prolanis di Banten yang berhak mendapatkan layanan seperti senam bersama, konsultasi kesehatan, pelayanan obat, dan pemeriksaan penunjang secara gratis.

"Dari jumlah tersebut, sekitar 21 persen telah aktif terdaftar dalam klub Prolanis yang fokus pada penyakit diabetes melitus (DM) dan hipertensi," katanya.

Adapun komitmen layanan kesehatan gratis ini tercermin dalam kegiatan Semarak Gerak Sehat Prolanis Banten 2026 di Halaman Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang.

Dalam acara tersebut, masyarakat dapat langsung mengakses berbagai fasilitas secara cuma-cuma, mulai dari Mobile Klinik Pemprov Banten, layanan pemeriksaan dari RS Mata Achmad Wardi, hingga gerai layanan terpadu BPJS Kesehatan

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.