Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

5 Hal Penting dalam Pendidikan Seks yang Sering Dilewatkan

📅 Senin, 12 Jun 2023, 14:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Contohnya, ada satu mitos bahwa penderita herpes genital (disebabkan oleh virus herpes simplex atau HSV) tidak akan pernah bisa berhubungan seks lagi tanpa menulari pasangannya. Mitos ini tidak benar.

Tak hanya itu, seperti semua IMS, semakin dini kamu didiagnosis dan diobati, semakin mudah untuk menghindari komplikasi, seperti kemandulan, di masa depan.

5. Mengatur kehamilan dan kesuburan

Merencanakan kehamilan dan masa-masa menjadi orang tua merupakan hal penting, baik bagi perempuan maupun laki-laki. Namun, dengan fokus pendidikan seks yang menitikberatkan pada menghindari kehamilan, kita jadi melewatkan materi penting yang berkaitan dengan kehamilan dan kesuburan.

Situasi seperti ini mungkin telah membuat banyak perempuan tidak dibekali wawasan yang memadai tentang banyaknya perubahan yang terjadi pada tubuh mereka selama kehamilan dan setelahnya.

Pendidikan seks juga tampaknya gagal mengajari kita bahwa sekitar 10%-15% dari semua kehamilan berakhir dengan keguguran. Ini bisa menjadi peristiwa traumatis, bahkan dalam kasus keguguran dini. Dengan memahami bahwa hal tersebut adalah peristiwa yang umum terjadi, ditambah dengan pemberian dukungan yang tepat, kita bisa membantu meyakinkan banyak perempuan bahwa itu bukan salah mereka.

Banyak dari kita juga belum mempelajari aspek kesuburan lainnya, seperti bagaimana menunggu untuk memiliki anak dapat memengaruhi peluang untuk hamil. Kita juga tidak diajarkan tentang bagaimana faktor gaya hidup, seperti berat badan, pola makan, dan olahraga, juga dapat memengaruhi peluang untuk bisa hamil. Selain itu, banyak juga yang belum kita pelajari terkait betapa umumnya masalah kesuburan laki-laki dan bagaimana kesuburan mereka juga bisa menurun seiring bertambahnya usia.

Meskipun ada banyak materi-materi penting pendidikan seks yang kita lewatkan pada masa sekolah, tidak ada kata terlambat untuk mulai mengeksplorasi apa arti hubungan dan seksualitas yang sehat bagi kita.The Conversation

Áine Aventin, Lecturer, School of Nursing and Midwifery, Queen's University Belfast

Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Kepala Bapanas: Stok Beras ...

Jakarta Terima Hadiah Ultah Mencapai Rp22,2 Triliun

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Terima Hadiah Ultah...
Ekonomi
Asik, Sambut Libur Sekolah ...
Megapolitan
Warga Gagalkan Aksi Dua Pen...

Kerukunan dan Kebebasan Beribadah Patut Disyukuri

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kerukunan dan Kebebasan Ber...

Siswa Bermasalah Tak Layak Menerima Bantuan Biaya Sekolah

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Siswa Bermasalah Tak Layak ...

Haree Gini Masih Buang Sampah Sembarangan…Bakal Masuk Bui

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Haree Gini Masih Buang Samp...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.