Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dirut BPJS Kesehatan Berharap Dokter Jadi Role Model Gaya Hidup Sehat

📅 Sabtu, 10 Jun 2023, 09:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dirut BPJS Kesehatan Berharap Dokter Jadi Role Model Gaya Hidup Sehat Doc: Antara
Ket. Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti.

SEMARANG - Direktur Utama BPJS KesehatanGhufron Mukti mengajak tenaga medis mempromosikan pentingnya berolahraga.

Ghufron menjelaskan aktivitas fisik/olahraga merupakan bagian penting dari pencegahan dan pengendalian penyakit kronis. Dirinya berharap agar dokter dapat menjadi role model dalam penerapan gaya hidup sehat.

"Aktivitas fisik merupakan hal yang penting untuk mengurangi faktor risiko penyakit kronis. Hal ini perlu dikendalikan dengan mempromosikan gaya hidup sehat, khususnya oleh tenaga medis," ujar Ghufron pada pembukaan Seminar Medis Nasional Bersama Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (9/6).

Disebutkan, data BPJS Kesehatan menunjukkan pembiayaan penyakit darah tinggi mencapai Rp5,7 triliun pada tahun 2022. Sementara itu, penyakit diabetes melitus mencapai Rp7,3 triliun pada tahun yang sama.

Menurutnya, risiko penyakit kronis ini dapat ditekan dengan menerapkan gaya hidup sehat, seperti menjaga pola makan dan berolahraga rutin.

"BPJS Kesehatan turut mengelola berbagai program yang ditujukan untuk menjaga kondisi peserta yang telah menderita penyakit kronis. Salah satunya melalui Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis), yang merupakan sistem pelayanan kesehatan bagi penderita penyakit kronis dengan pendekatan proaktif," jelasnya.

Dalam program Prolanis peserta akan mendapatkan layanan berupa konsultasi, obat, dan pemeriksaan medis penunjang secara periodik. Fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) selaku pengelola program juga menyelenggarakan olahraga bersama secara rutin.

"Tujuan utamanya adalah mengendalikan kondisi penderita agar tidak terjadi komplikasi, artinya ini salah satu upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan mereka. Sampai dengan bulan April 2023, terdapat 416 ribu orang peserta prolanis penderita diabetes miletus, dan 662 ribu orang peserta prolanis penderita penyakit darah tinggi," ujar Ghufron.

Ghufron juga menambahkan pihaknya berharap agar fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) terus mengoptimalkan upaya pencegahan penyakit kronis melalui skriningriwayat kesehatan.

"Skriningriwayat kesehatan ini telah diakomodasi oleh BPJS Kesehatan melalui Aplikasi Mobile JKN. Sampai dengan bulan Mei 2023 tercatat sekitar 10,4 juta jiwa peserta telah mengakses layanan skriningriwayat kesehatan. Peserta yang dinyatakan memiliki risiko dan terdiagnosis diabetes miletus dan hipertensi selanjutnya didorong untuk berkunjung ke FKTP agar mendapatkan layanan kesehatan sesuai tata laksana dan dapat dirujuk sesuai indikasi medis," ungkap Ghufron.

Selain itu, upaya promotif preventif memegang peranan penting untuk dapat mencegah dan mengurangi tingkat keparahan penyakit. Penyakit berbiaya katastropik semakin meningkat dan mencapai lebih dari 24 triliun rupiah atau 25 persen pembiayaan dalam Program JKN, 78 persen dari angka tersebut merupakan kasus penyakit jantung.

Sementara itu Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (Papdi) Cabang Semarang, Hery Djagat Purnomo, menyebutkan bahwa seminar yang diselenggarakan telah dilakukan secara rutin setiap tahun. Namun, kali ini merupakan kegiatan pertama yang menghadirkan 33 pembicara dari berbagai disiplin keilmuan.

"Selain saling bersilaturahmi, tugas kita sebagai tenaga medis adalah belajar seumur hidup, seorang dokter harus terus belajar melayani sehingga tagline 3S (Silaturahmi, Science, dan Sport) ini tidak akan pernah hilang," ucapnya.

Hery menambahkan,tagline"Sport" juga perlu digaungkan di tengah-tengah masyarakat, tujuannya agar mengubah paradigma dan predikat bangsa yang dikenal paling malas melakukan aktifitas fisik maupun olahraga.

"Bangsa kita itu dikenal mager alias malas gerak, ukurannya dapat terlihat dari penghitungan angka jalan kaki. Rata-rata penduduk Indonesia kurang dari 3.500 langkah, sangat berbeda dengan negara Hongkong yang memperoleh predikat paling aktif. Tentunya sebagai dokter kita semua patut memberi contoh bagi masyarakat untuk melakukan olahraga," tegasnya.

Sejalan dengan kegiatan simposium ini, harapannya ilmu kesehatan seiring dengan semangat tenaga medis dalam menyongsong Indonesia yang memiliki semangat bergerak, serta berolahraga dapat turut serta sebagai salah satu bagian dari kegiatan promotif preventif yang dilakukan oleh Program JKN.

"Melalui perubahan pola hidup, dalam jangka waktu panjang tentu akan berdampak pula pada kesehatan masyarakat Indonesia secara nyata", tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.