Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sempat Ditunda, Korsel Siap Luncurkan Roket Buatan Sendiri, Nuri

📅 Kamis, 25 Mei 2023, 12:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sempat Ditunda, Korsel Siap Luncurkan Roket Buatan Sendiri, Nuri Doc: Korea Herald
Ket. Roket Nuri buatan Korea Selatan sedang didirikan di landasan peluncuran di Naro Space Center di Goheung, Provinsi Jeolla Selatan sehari sebelum peluncuran pada 2022.

SEOUL - Korea Selatan akan meluncurkan roket Nuri buatan dalam negeri pada Kamis (25/5), kata para pejabat, sehari setelah peluncuran ditunda beberapa jam sebelum lepas landas karena kesalahan teknis.

Peluncuran ini akan menjadi peluncuran ketiga Nuri, yang berhasil menempatkan satelit uji ke orbit pada tahun lalu setelah upaya gagal pada 2021 karena mesin tahap ketiga roket terbakar .

Peluncuran hari Rabu itu dibatalkan setelah terdeteksi kesalahan komunikasi antara komputer kontrol peluncuran dan komputer lain yang mengelola landasan peluncuran.

Masalah itu diselesaikan Kamis pagi, menurut pejabat, yang mengatakan Nuri sekarang siap berangkat.

"Kementerian Sains dan TIK membuat keputusan akhir untuk melanjutkan prosedur operasi peluncuran dengan tujuan peluncuran pada 18:24 (0924 GMT) hari ini," kata wakil menteri Oh Tae-seog.

Roket tiga tahap, dengan panjang lebih dari 47 meter (155 kaki) dan berat 200 ton, akan diluncurkan dari Naro Space Center di wilayah pantai selatan Korea Selatan.

Dalam tes sebelumnya, roket membawa muatan yang dirancang terutama untuk memverifikasi kinerja kendaraan peluncuran.

Kali ini, roket itu akan dilengkapi dengan delapan satelit yang berfungsi, termasuk "satelit tingkat komersial", menurut Kementerian Sains.

"Peluncuran ketiga ditujukan untuk menempatkan satelit yang dikembangkan di dalam negeri dengan misi observasi ke orbit target," kata Ko Jeong-hwan, direktur proyek roket Nuri di Korea Aerospace Research Institute (KARI), kepada wartawan sebelumnya.

Satelit NEXTSat 2 seberat 180 kilogram, yang dikembangkan oleh Korea Advanced Institute of Science and Technology, dimaksudkan untuk ditempatkan di orbit pada ketinggian 550 kilometer, kata KARI.

Satelit ini memiliki radar aperture sintetis kecil yang dapat menangkap gambar beresolusi tinggi terlepas dari kondisi cuaca.

Roket Nuri tiga tahap telah dikembangkan selama satu dekade dengan biaya dua triliun won (1,5 miliar dolar AS).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.