Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Misi Apollo ke Bulan Mengubah Dunia Modern

📅 Selasa, 23 Mei 2023, 06:10 WIB | Oleh:
Misi Apollo ke Bulan Mengubah Dunia Modern Doc: Istimewa

Program Apollo yang membawa umat manusia ke Bulan didukung dengan teknologi termaju saat itu. Misi dengan anggaran supermahal demi menyaingi Uni Soviet di luar angkasa ini turut mengubah wajah teknologi saat ini.

Astronot Mike Massimino baru berusia enam tahun ketika Neil Armstrong dan Buzz Aldrin mengambil langkah pertama mereka di Bulan pada 1969.

"Itulah yang mengilhami saya untuk pergi ke luar angkasa," kata Massimino. "Saya ingat dengan sangat jelas bahwa ini adalah hal terpenting yang telah terjadi dalam ratusan tahun. Saya mengidolakan para astronot itu dan ingin tumbuh menjadi seperti Neil Armstrong, yang sebenarnya tidak ada dalam agenda saya karena saya tidak suka ketinggian," imbuh dia seperti dilaporkanBBC.

Setelah lulus dengan gelar PhD di bidang teknik mesin dari Massachusetts Institute of Technology (MIT), Massimino terpilih sebagai astronot NASA pada 1996. Selama dua misi, dia menghabiskan lebih dari 30 jam berjalan di luar angkasa untuk memperbaiki teleskop luar angkasa Hubble yang mengorbit dengan Bumi pada ketinggian sekitar 535 kilometer. Hal itu kata Massimino tidak buruk untuk seseorang yang takut ketinggian.

Teleskop luar angkasa Hubble dan pencapaian ilmiahnya yang luas, tidak akan ada tanpa program pendaratan Apollo di Bulan. Apollo dinilai telah merevolusi dan mempercepat teknologi luar angkasa seiring dengan kemampuan manusia untuk hidup dan bekerja di luar angkasa.

Namun, mungkin yang lebih penting lagi, kata Massimino, di antara generasi anak-anak sebayanya, berkat menyaksikan astronot berjalan di Bulan telah menginspirasi mereka untuk menjadi ilmuwan, insinyur, atau astronom, bahkan jadi orang-orang yang telah membantu mengembangkan pengobatan kanker baru, merancang ponsel cerdas, dan membangun Hubble.

Bagi siapa pun dengan tingkat aspirasi apa pun, pendaratan di Bulan sulit dikalahkan. Jika manusia bisa menempatkan dirinya di Bulan, hal itu berarti pasti bisa menyembuhkan malaria atau memperbaiki lubang di jalan. Bagaimanapun, ini bukan ilmu yang sulit untuk dipelajari.

Tapi inspirasi saja mungkin tidak cukup untuk membenarkan estimasi 25,8 miliar dollar AS setara dengan sekitar 257 miliar dollar AS hari ini yang dihabiskan untuk mengirim manusia ke Bulan. Banyak penemu dan pengusaha juga berutang kesuksesan mereka pada sesuatu yang jauh lebih nyata dari program luar angkasa di era '60-an yaitu kemajuan dalam komputasi.

"Apollo adalah saat orang berhenti berbicara tentang seberapa besar komputer mereka dan mulai membual tentang betapa kecilnya mereka," kata David Mindell, profesor sejarah teknik dan manufaktur di MIT dan penulis bukuApollo Guidance Computer.

Miniaturisasi Komputer

Komputer yang digunakan seukuran koper kecil, dengan tampilan terpisah dan panel input yang dipasang ke konsol utama pesawat luar angkasa. Komputer pemandu adalah keajaiban miniaturisasi. Dengan setara hanya sekitar 74KB ROM dan 4KB RAM memori, namun memungkinkan astronot untuk menavigasi kira-kira 380.000 kilometer dari Bumi ke Bulan dan kemudian turun ke tempat yang tepat di permukaan Bulan.

"Komputer pemadu Apollo adalah komputer pertama yang digunakan orang untuk mempertaruhkan hidup mereka," kata Mindell. "Itu adalah momen yang sangat penting untuk menunjukkan kepada orang-orang bahwa komputer dapat diandalkan dan dapat dibuat menjadi sesuatu," imbuh dia.

Komputer itu kemudian mengarah pada pengembangan selanjutnya NASA pada awal era '70-an dari teknologifly-by-wireyang sekarang dipasang di hampir setiap pesawat modern.

Sistem penerbangan secarafly-by-wireseperti saat ini tidak lagi menggunakan tautan mekanis yang mencakup engkol, katrol, dan hidrolika, kontrol penerbangan saat ini bersifat elektronik dan dikoordinasikan oleh sistem komputer. Prototipe NASA pertama bahkan menggunakan komputer panduan Apollo cadangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.