Zelenskyy Undang PM India Gabung dengan Formula Perdamaian Ukraina
📅 Minggu, 21 Mei 2023, 13:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Freshnewsasia/Layanan Pers Kepresidenan Ukraina vi
HIROSHIMA - Presiden Volodymyr Zelenskyy mengundang India untuk bergabung dengan formula perdamaian Ukraina dalam pembicaraannya dengan Perdana Menteri Narendra Modi di sela-sela KTT Kelompok Tujuh (G7) pada Sabtu (20/5) di Jepang.
Dikutip dari Freshnewsasia, Zelenskyy mengatakan di aplikasi perpesanan Telegram, keduanya juga telah membahas kebutuhan Ukraina di rumah sakit keliling dan menghilangkan ranjau darat dalam pertemuan tatap muka pertama mereka sejak Rusia menginvasi Ukraina pada Februari 2022.
Modi mengatakan kepada Zelenskyy, dia sangat ingin membantu, dan baginya perang adalah masalah kemanusiaan dan nilai-nilai kemanusiaan.
"Saya yakinkan Anda bahwa untuk resolusinya India, dan saya pribadi akan melakukan segalanya sesuai kemampuan kami," katanya.
New Delhi dan Moskow memiliki hubungan dekat selama beberapa dekade. India menolak mengutuk Rusia atas perang di Ukraina. Faktanya, perdagangannya dengan Moskow meningkat ke rekor tertinggi, sebagian besar didorong peningkatan impor minyak Rusia oleh India .
Sebaiknya Anda baca juga:
Beberapa pemimpin Barat mengkritik hubungan dekat India dengan Rusia ketika mereka mencoba untuk mengisolasi Moskow.
Pembelian bahan bakar India dari Rusia tidak dibahas dalam pertemuan hari Sabtu, kata Menteri Luar Negeri India, Vinay Kwatra, kepada wartawan setelah pertemuan antara kedua pemimpin.
New Delhi membela kepentingannya sendiri dalam membeli minyak Rusia. India juga menyatakan frustrasi atas apa yang dikatakannya sebagai keasyikan dunia dengan perang di Ukraina ketika tindakan mendesak diperlukan untuk mengatasi utang global dan kemiskinan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Zelenskyy mengundang Modi untuk mengunjungi Ukraina selama pertemuan tersebut, kata Kwatra.
Modi telah berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Zelenskyy melalui telepon beberapa kali sejak Rusia menginvasi tetangganya, mendesak keduanya untuk menggunakan dialog dan diplomasi untuk menyelesaikan perbedaan mereka.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!