Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Televisi Pemerintah Rusia Mengeluarkan Peringatan Keras Atas Ancaman Kekalahan di Ukraina

📅 Minggu, 21 Mei 2023, 22:35 WIB | Oleh:
Televisi Pemerintah Rusia Mengeluarkan Peringatan Keras Atas Ancaman Kekalahan di Ukraina Doc: Istimewa
Ket. Propagandis Rusia, Vladimir Solovyov. Dalam acara televisi yang ia bawakan, Selasa (16/5), Solovyov kembali menyerukan agar Rusia menggunakan kemampuan senjata nuklirnya.

MOSKOW - Stasiun televisi milik pemerintah, Russia 1, baru-baru ini menyiarkan peringatan potensi kekalahan atas invasi yang dilancarkan Moskow di Ukraina.
Dalam sebuah program talk show, Selasa (16/5) malam, propagandis Kremlin, Vladimir Solovyov, menyuarakan soal konsekuensi kekalahan Rusia di Ukraina.

Dalam adegan acara yang di-tweet oleh jurnalis dan pengamat Rusia, Julia Davis, Solovyov berbincang dengan bintang tamunya, Karen Shakhnazarov, seorang pembuat film yang mengungkapkan tentang bagaimana perang Ukraina telah menjadi "masalah kehancuran kita".

Dilansir oleh Newsweek, Shakhnazarov mengungkapkan apakah orang Rusia sepenuhnya memahami "beratnya ancaman" yang ditimbulkan oleh akibat perang, dan bahwa konflik itu "jauh lebih kompleks dan berbahaya" daripada Perang Dunia II.

Dia juga menggambarkan bagaimana masyarakat Rusia modern tidak seperti yang ada pada 1941 saat Nazi Jerman menginvasi Uni Soviet karena tidak ada ideologi pemersatu.

Dalam pandangan Shakhnazarov, orang-orang Rusia kontemporer, tumbuh dengan mengkonsumsi budaya Amerika dan ada perpecahan internal di negara itu, dan kurangnya orang muda, yang berarti warga yang lebih tua bertugas di garis depan.

"Perang sangat menentukan bagi kita," kata Shakhnazarov. "Elit politik kita harus menyadari hal ini. Kita harus mulai mengakui bahwa ini bukan sekadar operasi militer khusus tetapi perang. Jika kita kalah dalam perang ini, kita akan menghilang seperti beberapa Suku asli Amerika yang lenyap begitu saja," tegasnya.

Lebih jauh, Shakhnazarov melanjutkan bahwa kekalahan Moskow di Ukraina akan mengarah pada buku-buku yang ditulis tentang "bagaimana Rusia kehilangan dirinya sendiri dan Eurasia".

Solovyov menimpali itu dengan mengatakan dia berharap Ukraina mengerti bahwa "jika kita kalah, kita membawa seluruh dunia bersama kita."

"Izinkan saya mengingatkan Anda apa yang Panglima Tertinggi katakan, 'siapa yang butuh dunia jika Rusia tidak ada di dalamnya?" kata Solovyov, mengacu pada kutipan Presiden Vladimir Putin .

Pemandu acara itu kemudian melanjutkan bahwa Rusia harus menggunakan senjata nuklir.

"Melepaskan batasan terhadap pengujian dan secara meyakinkan menunjukkan apa yang kita miliki," ujarnya.

Sejak dimulainya invasi, Solovyov telah berulang kali mengatakan bahwa Rusia harus memanfaatkan kemampuan senjata nuklirnya untuk menyerang negara-negara Barat yang mendukung Ukraina. Pekan lalu, dia mengatakan di acara radionya Full Contact bahwa "perang nuklir tidak bisa dihindari."

"Kita bahkan belum menunjukkan semua senjata kami," katanya dalam video yang di-tweet oleh Kremlin Yap, yang mengunggah konten propaganda Rusia di Twitter .

Solovyov mengacu pada potensi Poseidon, kendaraan bawah air tak berawak yang dilaporkan mampu mengirimkan hulu ledak konvensional dan nuklir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

27 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.