Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BP Geopark Meratus: Balai Adat Malaris dijaga kelestariannya

📅 Minggu, 21 Mei 2023, 22:20 WIB | Oleh:
BP Geopark Meratus: Balai Adat Malaris dijaga kelestariannya Doc: ANTARA/Bayu Pratama
Ket. Balai Adat Malaris Loksado, di HSS, Kalsel.

BANJARMASIN -- Badan Pengelola Geopark Meratus Kalimantan Selatan memastikan Balai Adat Malaris atau Balai Adat Agama Kaharingan Suku Dayak Gunung Meratus di Loklahung, Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan terus dijaga kelestariannya.

BP Geopark Meratus dan Pemprov Kalsel melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kalsel pun berupaya terus mendorong kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian situs yang besar bangunannya sekitar 50x45 meter tersebut.

Tenaga Ahli Badan Pengelola Geopark Pegunungan Meratus Nur Arif di Loksado, Minggu, mengatakan Balai Adat Malaris menjadi prioritas karena terbesar di kawasan Geopark Meratus.

"Oleh karena itu, kita wajibjaga kelestariannya," kata dia.
Ia mengatakan, keunikan budaya dan kehidupan masyarakat Suku Dayak Meratus di balai adat ini tentunya menjadi daya tarik tersendiri bagi sektor pariwisata.

"Situs geopark atau taman bumi tidak bisa terpisahkan dari pengembangan sektor pariwisata, sehingga berdampak pada masyarakat sekitarnya. Situs geopark itu harus berdekatan dengan masyarakat, memberikan dampak pada masyarakat sekitarnya," ujarnya.

Menurut dia, geopark itu fungsinyauntuk pendidikan, konservasi, dan pengembangan ekonomi masyarakat.
"BP Geopark Meratus dan Pemprov Kalimantan Selatan terus berupaya untuk membantu mengupayakan pelestarian hingga pengembangan bagi situs-situs ini agar memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat," katanya.

Salah seorang penduduk di sekitar balai tersebut Wardiansyan (70) mengatakan Balai Adat Malaris ini dibangun sekitar 20 tahun lalu oleh pemerintah untuk menggantikan balai adat lama yang sudah tua."Hingga kini balai adat masih berfungsi, utamanya untuk kegiatan ritual-ritual khusus seperti aruh adat," katanya.

Balai Adat merupakan bagian tidak terpisahkan dari budaya dan kehidupan suku di tempat tersebut, karena tidak hanya sebagai tempat melaksanakan ritual, namun juga tempat tinggal.

Di dalam balai adat tersebut, ada bilik-bilik atau layaknya kamar-kamar sebagai tempat ditinggali setiap keluarga, semua rukun bersama, bergotong royong dalam memenuhi kebutuhan sandang maupun pangan.

"Kehidupan Suku Dayak Meratus kental dengan kekeluargaan dan persatuan dalam satu atap yang mungkin sudah ratusan tahun lamanya, tercermin dari gambaran nyata pada balai adat tersebut," katanya.

Saat ini, menurut dia, era modern sudah masuk ke wilayah dan kebudayaan mereka, sehingga Balai Adat Malaris tidak lagi ditinggali. Namun, kekentalan budaya dan kepercayaan nenek moyang mereka tetap dijaga kelestariannya, dan balai adat tetap menjadi bagian terpenting yang tidak bisa dipisahkan dari identitas kehidupan mereka, termasuk alam di tempat tersebut.

"Di balai adat itu mereka bisa melaksanakan berbagai ritual, dari syukuran rezeki melimpah dari bumi, tolak bala hingga ritual pengobatan tradisional," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.