Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Studi: Kematian Sejuta Bayi dalam Setahun Dapat Dicegah dengan Mudah

📅 Selasa, 09 Mei 2023, 22:11 WIB | Oleh:
Studi: Kematian Sejuta Bayi dalam Setahun Dapat Dicegah dengan Mudah Doc: Istimewa
Ket. Petugas medis merawat bayi yang baru lahir di sebuah rumah sakit di Lianyungang, di Provinsi Zhejiang timur Tiongkok, baru-baru ini.

PARIS - Hasil penelitian terbaru pada Selasa (9/5) menyebutkan, langkah-langkah perawatan sederhana dan murah untuk wanita hamil, seperti pemberian aspirin, dapat mencegah lebih dari satu juta bayi lahir mati atau meninggal saat baru lahir di negara berkembang setiap tahun.

Dikutip dari Voice of America (VoA), tim peneliti internasional juga memperkirakan seperempat bayi di dunia lahir prematur atau kurus, menambahkan hampir tidak ada kemajuan yang dibuat di bidang ini.

Para peneliti menyerukan kepada pemerintah dan organisasi untuk meningkatkan perawatan yang diterima wanita dan bayi selama kehamilan dan kelahiran di 81 negara berpenghasilan rendah dan menengah.

"Delapan tindakan yang terbukti dan mudah diterapkan dapat mencegah lebih dari 565 ribu kelahiran mati di negara-negara tersebut," kata serangkaian makalah yang diterbitkan dalam jurnal Lancet.

Langkah-langkah tersebut termasuk memberikan suplemen mikronutrien, protein dan energi, aspirin dosis rendah, hormon progesteron, pendidikan tentang bahaya merokok, dan pengobatan malaria, sifilis, dan bakteri dalam urin.

Jika steroid tersedia untuk wanita hamil dan dokter tidak segera menjepit tali pusat, kematian lebih dari 475 ribu bayi yang baru lahir juga dapat dicegah, demikian temuan penelitian tersebut. "Menerapkan perubahan ini akan menelan biaya sekitar 1,1 miliar dollar AS," kata para peneliti.

"Ini hanya bagian kecil dari apa yang diterima program kesehatan lainnya," kata Per Ashorn, penulis studi utama, sekaligus pakar di Universitas Tampere Finlandia.

Penulis studi lain, Joy Lawn dari London School for Hygiene and Tropical Medicine, mengatakan para peneliti menggunakan definisi baru untuk bayi yang lahir prematur atau kurus.

Dia mengatakan cara tradisional untuk menentukan bayi memiliki berat lahir rendah, jika lahir dengan berat di bawah 2,5 kilogram "dipilih secara acak" oleh seorang dokter Finlandia pada 1919.

"Tindakan yang sangat blak-blakan ini tetap menjadi tolok ukur selama lebih dari satu abad, meskipun banyak bukti bahwa bayi-bayi itu tidak semuanya sama," kata Lawn.

Para peneliti menganalisis data yang mencakup 160 juta kelahiran hidup dari tahun 2000 hingga 2020 untuk mengetahui seberapa sering bayi lahir "terlalu cepat dan terlalu kecil".

"Cukup mengejutkan, kami menemukan bahwa ini jauh lebih umum setelah Anda mulai memikirkannya dengan cara yang lebih bernuansa," katanya.

Para peneliti memperkirakan bahwa 35,3 juta, atau satu dari empat bayi yang lahir di seluruh dunia pada 2020 adalah bayi prematur atau terlalu kecil, mengklasifikasikan mereka di bawah istilah baru "bayi baru lahir kecil yang rentan".

Sementara sebagian besar bayi lahir di Asia selatan dan Afrika sub-Sahara, Lawn menekankan bahwa setiap negara terkena dampaknya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Nasional
MTQ Nasional XXXI Dibuka, M...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.