Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mensos Prioritaskan Pembangunan Sekolah Rakyat  di Papua Barat

📅 Kamis, 05 Mar 2026, 17:38 WIB | Oleh:
Mensos Prioritaskan Pembangunan Sekolah Rakyat  di Papua Barat Doc: Biro Humas Kemensos

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mendorong pembangunan Sekolah Rakyat menjadi prioritas di Papua Barat. Hal tersebut disampaikannya saat menerima Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, di Kantor Kementerian Sosial, Rabu (4/3).

Mensos yang akrab disapa Gus Ipul menjelaskan, terdapat tiga penugasan utama dari Presiden Prabowo Subianto. Diantaranya fokus menguatkan data sosial, Sekolah Rakyat, hingga penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran.

“Ada tiga penugasan utama Presiden, yaitu penguatan DTSEN, Sekolah Rakyat, dan bantuan sosial tepat sasaran,” ucap dia.

Ia menegaskan, kebijakan sosial pemerintah berlandaskan Pasal 34 Undang-Undang Dasar 1945, negara wajib memelihara fakir miskin dan anak terlantar.

Menurut dia, pelaksanaan kebijakan sosial dilakukan melalui tiga pilar utama. Pilar tersebut meliputi perlindungan sosial, jaminan sosial, dan pemberdayaan sosial.

Salah satu program yang didorong, lanjutnya, adalah pembangunan Sekolah Rakyat. Program ini sendiri menyasar anak dari keluarga paling tidak mampu.

Sasaran utama adalah keluarga pada desil satu dan diua dimana seleksi dilakukan melalui penjangkauan berbasis data sosial ekonomi. Mensos memastikan seluruh kebutuhan siswa Sekolah Rakyat ditanggung oleh negara.

“Sayang sekali jika Papua Barat tidak memiliki Sekolah Rakyat,” kata Gus Ipul.

Ia pun meminta pemerintah daerah segera menyiapkan lahan yang dibutuhkan sekitar tujuh hektare.

Sementara itu Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, menyambut baik rencana tersebut. Ia menilai program Sekolah Rakyat penting untuk memperluas akses pendidikan.

Menurut dia, Papua Barat memiliki tujuh kabupaten dan 91 distrik dengan kondisi geografis wilayah tersebut cukup menantang. Dominggus menyebut dua kabupaten, yaitu Manokwari dan Manokwari Selatan, telah diusulkan menjadi lokasi pembangunan Sekolah Rakyat.

Dalam pertemuan tersebut kedua pihak sepakat memperluas jangkauan program. Sekolah Rakyat diarahkan menjangkau wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal.

Selain program pendidikan, pemerintah juga menyalurkan bantuan sosial di Papua Barat yang nilainya mencapai Rp200,844 miliar pada 2025. Bantuan tersebut menjangkau 68.248 keluarga penerima manfaat yang disalurkan melalui berbagai skema perlindungan sosial. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.