Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bersyukur atau Berkumpul? Menilik Urgensi Serikat Dosen di Indonesia

📅 Selasa, 02 Mei 2023, 10:59 WIB | Oleh: Tim Penulis

Manfaat serikat

Peran serikat dosen sangat krusial di negara-negara lain, seperti Inggris dan Amerika Serikat (AS), dalam memperjuangkan hak-hak pekerja kampus.

Zahra Amalia, seorang mahasiswa PhD bidang sosiologi di University of California-San Diego (UCSD), AS, menceritakan pengalamannya pada akhir 2022 lalu. Ia menjadi salah satu dari 48.000 pekerja akademik dari 10 institusi di bawah payung University of California yang mendemo kampus mereka atas deretan praktik yang dianggap tidak adil - dari layanan yang lemah untuk mahasiswa difabel hingga beban biaya perawatan anak (child care) dari kampus yang sangat besar.

Demo yang merupakan aksi mogok pendidikan tinggi terbesar dalam sejarah AS ini digagas oleh beberapa kelompok serikat pekerja kampus, yang terdiri atas asisten pengajar, peneliti, hingga staf pascadoktoral.

Meski menyayangkan masih banyaknya tuntutan di atas yang pada akhirnya belum terpenuhi, Zahra menjelaskan sejumlah manfaat penting jika pekerja akademik berserikat ketimbang berjuang sendiri.

Pertama, posisi negosiasi yang lebih kuat untuk pekerja akademik - dari upah, asuransi, kontrak, hingga urusan ketenagakerjaan lainnya di kampus.

"Kita tuh nggak negosiasi sendiri sebagai Zahra, tapi sebagai pekerja akademik. Upah kita sudah dinegosiasikan, jadi kurang lebih kita tahu kita dibayar setara dengan yang lainnnya karena itulah yang kami negosiasikan sebagai unit," katanya.

"Jadi, manfaatnya dari serikat ini adalah kita punya floor (batas minimum upah) yang sangat transparan, orang-orang minimal dapat ini - dan angkanya tidak akan kurang dari itu."

Kedua, serikat bisa membantu pekerja akademik dalam menghadapi perselisihan ketenagakerjaan.

Zahra mengakui serikat membantu menyelesaikan masalah ketika kampus tidak membayar gajinya ketika dia bekerja sebagai asisten pengajar karena kelalaian administratif di era pandemi.

"Upahku nggak turun […] Jika kita tidak benar-benar hafal hukum [ketenagakerjaan] yang ada, mereka (serikat) akan lebih tahu dari kita."

Ketiga, serikat bisa membantu pekerja akademik ketika ada praktik ketenagakerjaan yang tidak adil.

Tahun lalu, misalnya, seorang peneliti pascadoktoral internasional di UC-San Diego (UCSD) melaporkan adanya dugaan praktik pemalsuan data riset di lab tempat ia bekerja. Setelah itu, kontrak sang mahasiswa tidak dilanjutkan oleh penanggung jawab labnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.