Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PDB AS Tunjukkan Pertumbuhan Melambat pada Kuartal I-2023

📅 Sabtu, 29 Apr 2023, 00:00 WIB | Oleh:
PDB AS Tunjukkan Pertumbuhan Melambat pada Kuartal I-2023 Doc: ANTARA/XINHUA
Ket. Aktivitas pada salah satu supermarket di Amerika Serikat.

WASHINGTON - Pertumbuhan Amerika Serikat (AS) menurun secara signifikan pada kuartal pertama tahun ini, di tengah dua hantaman yang terjadi bersamaan yaitu kenaikan suku bunga dan inflasi terburuk dalam beberapa dekade.

Produk Domestik Bruto (PDB), yang mengukur nilai pasar semua barang dan jasa yang diproduksi, naik 1,1 persen secara tahunan dalam tiga bulan pertama di AS, menurut data yang dirilis oleh Departemen Perdagangan AS pada Kamis (27/4).

Seperti dikutip dari Antara, angka tersebut jauh lebih rendah dari pertumbuhan kuartal keempat sebesar 2,6 persen. Angka itu juga kurang dari pertumbuhan 2 persen yang diprediksi oleh para ekonom yang disurvei Dow Jones.

"Ekonomi AS kemungkinan berada pada titik infleksi seiring melemahnya belanja konsumen dalam beberapa bulan terakhir," kata Jeffrey Roach, kepala ekonom di LPL Financial, seperti dikutip dari NBC News.

Data yang dirilis pada Kamis (27/4) itu adalah estimasi "pertama" (advance) dari Departemen Perdagangan AS, demikian Xinhua.

Membingungkan Pasar

Menurut Roach, kemunduran yang terlihat dalam laporan PDB itu mungkin membingungkan pasar karena kita tahu konsumen masih berbelanja pada bulan Januari, tetapi sejak Maret mereka menguranginya karena konsumen semakin pesimistis tentang masa depan.

Dalam upaya mengantisipasi krisis, sebelumnya ekonom sekaligus Direktur Eksekutif Segara Research Institute Piter Abdullah mengatakan langkah regulator AS yang menjamin dana seluruh deposan di bank-bank yang ditutup, meredam krisis keuangan di negara tersebut menjadi krisis keuangan sistemik global.

"Langkah regulator AS menjamin dana deposan itu menjadi modal untuk meredam gejolak sistem keuangan di Amerika Serikat yang bisa berdampak sistemik ke sektor keuangan global, dan kepada kita," kata Piter dalam OCBC NISP Business Forum.

Piter menyebutkan penutupan perbankan di Amerika Serikat disebabkan oleh penarikan dana dari bank secara bersamaan oleh nasabah atau disebut juga dengan rush.

Adapun rush itu dipicu oleh kepercayaan nasabah yang berkurang lantaran keringnya likuiditas perbankan yang ditutup, salah satunya Silicon Valley Bank (SVB), akibat kenaikan suku bunga acuan bank sentral AS yang tinggi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.