Perayaan Lebaran Bisa Berdampak Buruk Bagi Lingkungan Jika Ini Terjadi
📅 Senin, 17 Apr 2023, 11:59 WIB | Oleh: Tim Penulis2. Penggunaan kendaraan pribadi
Ancaman kedua terhadap perubahan iklim di hari raya adalah penggunaan kendaraan bermotor yang berlebihan.
Mobilitas masyarakat saat lebaran meningkat tajam. Kemacetan tidak hanya terjadi di kota, tapi di banyak tempat di desa-desa. Arus mudik juga memindahkan polusi dari kota besar ke daerah pinggiran kota.
Penggunaan alat transportasi secara masif dan bersamaan akan meningkatkan polusi udara dari kendaraan bermotor berbahan bakar bensin dan solar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Meski tak berlangsung lama, tren ini tetap membahayakan kesehatan maupun lingkungan..
Pembakaran mesin maupun gesekan ban dengan jalanan turut mengeluarkan karbon monoksida, partikel debu berukuran 10 (PM10) - atau lebih kecil lagi - 2,5 mikron (PM2,5).
Keduanya berbahaya bagi kesehatan karena menyebabkan gangguan pernapasan, mengurangi angka harapan hidup, bahkan mengganggu kesehatan mental.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain dampak kesehatan, asap kendaraan juga melepaskan CO2 dan metana yang bisa memperparah perubahan iklim.
Sudah saatnya pemerintah memberikan perhatian yang lebih baik dengan menyediakan transportasi publik yang ramah lingkungan dan nyaman.
Pemerintah seyogianya perlu mengurangi perhatian terhadap produsen kendaraan pribadi dengan alasan pertumbuhan ekonomi, tapi mengabaikan pelestarian lingkungan.
Pemerintah pusat maupun daerah perlu merumuskan aturan jelas mengenai transportasi publik dan kenyamanan masyarakat. Harapannya, momen hari raya menjadi momentum perubahan perilaku ke arah yang lebih ramah lingkungan.
3. Limbah pakaian
Masyarakat Indonesia kerap menyemarakkan Idulfitri dengan baju baru.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!