Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Start-up Singapura Akan Hadapi Kesulitan Pendanaan Pasca Runtuhnya SVB

📅 Selasa, 14 Mar 2023, 12:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Start-up Singapura Akan Hadapi Kesulitan Pendanaan Pasca Runtuhnya SVB Doc: CNA/Reuters/Dado Ruvic/Illustration
Ket. Logo Silicon Valley Bank terlihat melalui pecahan kaca dalam ilustrasi yang diambil pada 10 Maret 2023.

SINGAPURA - Perusahaan start-up teknologi di Singapura mungkin akan menghadapi kesulitan pengumpulan dana, karena investor cenderung berhati-hati setelah runtuhnya Silicon Valley Bank (SVB) dan Signature Bank di AS, kata para analis dan perusahaan modal ventura kepada CNA .

Regulator AS mencabut steker SVB yang fokus pada perusahaan start-up teknologi, Jumat (10/3) lalu, menjadikannya sebagai bank terbesar yang gagal sejak krisis 2008. Dua hari kemudian, Signature Bank juga ditutup, bank yang banyak digunakan oleh perusahaan kripto.

Ketakutan mereda ketika pemerintah AS mengatakan, deposan bank AS yang gagal akan memiliki akses ke dana mereka, di samping tindakan lain memberikan bank akses ke dana darurat dan membendung kejatuhan keuangan yang lebih luas.

Namun, hingga simpanan tersebut dicairkan dengan benar, perusahaan di Singapura yang baru beroperasi atau memiliki eksposur ke AS kemungkinan akan menghadapi "masalah arus kas operasional dalam jangka pendek", kata Christopher Quek, mitra pengelola TRIVE Venture Capital.

Pendanaan start-up yang memiliki pemodal ventura atau investor yang berbasis di AS dapat terhenti atau tertunda.Secara khusus, start-up kripto mungkin juga mengalami gangguan jangka pendek karena perusahaan lain di sektor ini kehilangan fasilitas perbankan mereka karena penutupan Signature Bank, katanya.

Otoritas Moneter Singapura (MAS) mengatakan pada Senin (13/3), pihaknya "berhubungan dekan" dengan Enterprise Singapore untuk menilai dampak potensial pada perusahaan start-up lokal, termasuk yang beroperasi di AS.

Umpan balik awal menunjukkan bahwa dampaknya "terbatas", kata bank sentral Singapura itu. MAS akan terus memantau dengan cermat situasi untuk melihat tanda-tanda tekanan.

Investor Hati-hati

Di luar dampak awal, investor menjadi lebih berhati-hati dalam memasukkan uang ke dalam start-up teknologi setelah bank besar di AS tiba-tiba runtuh, kata para analis dan perusahaan modal ventura kepada CNA.

Dampak ini akan "universal" dan datang sebagai pukulan ganda untuk sektor teknologi yang sudah bergulat dengan PHK dan ketakutan resesi, kata Profesor Lawrence Loh, Direktur Pusat Tata Kelola dan Keberlanjutan Sekolah Bisnis Universitas Nasional Singapura (NUS).

"Semua investor di start-up sekarang waspada, mereka akan berhati-hati dan hari-hari freewheeling (lingkungan pendanaan untuk) start-up akan dimoderasi," katanya.

Asia harus lebih berhati-hati karena kedalaman ekosistem start-up di belahan dunia ini "tidak sedalam di Silicon Valley", kata Profesor Loh.

"Riak apa pun bisa berpotensi mengguncang bumi."

Looi Qin En, kepala sekolah di Saison Capital, mengatakan, "sebagian besar" dari perusahaan start-up lokal cenderung menghindari dampak langsung apa pun, tetapi aktivitas pendanaan Asia Tenggara bisa terpukul di tengah lingkungan ekonomi makro yang sudah menantang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Luar Negeri
Trump Kunjungi Irlandia, Te...
Luar Negeri
Gaun Balas Dendam Putri Dia...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.