Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Provinsi Babel Akan Jadi Pusat Riset Mangrove Dunia

📅 Kamis, 09 Mar 2023, 11:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Provinsi Babel Akan Jadi Pusat Riset Mangrove Dunia Doc: ANTARA/Aprillio Akbar
Ket. Penjabat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Ridwan Djamaluddin bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.

PANGKALPINANG - Penjabat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Ridwan Djamaluddin mengatakan Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia akan menjadikan Provinsi Kepulauan Babel sebagai pusat riset mangrove dunia.

"Kami sangat menyambut baik rencana Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi menjadikan Babel pusat riset mangrove dunia ini," kata Ridwan Djamaluddin di Pangkalpinang, Kamis (9/3).

Ia mengatakan PT Timah Tbk yang mendukung Yayasan Ikebana Kenanga dan masyarakat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam menjaga dan menanam mangrove sangat baik sekali dalam menjaga lingkungan pesisir.

"Saya sangat mengapresiasi PT Timah yang melibatkan masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan mangrove ini," ujarnya.

Menurut dia semua yang dilakukan dalam menjaga kelestarian mangrove ini sejalan dan searah dengan kebijakan pemerintah pusat dan dunia.

"Mudah-mudahan apa yang telah dilakukan PT Timah bersama masyarakat menjadi momentum utama dan pembuka untuk menjadi daerah ini sebagai pusat riset mangrove di dunia," katanya.

Direktur Utama PT Timah Tbk Achmad Ardianto mengatakan PT Timah Tbk telah membangun kawasan revitalisasi mangrove Yayasan Ikebana Kenanga di Pantai Rebo Sungailiat, Kabupaten Bangka. Revitalisasi mangrove ini didukung PT Timah Tbk sejak tahun 2010 silam.

Anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID ini bersama Yayasan Ikebana telah melakukan penanaman dan penyulaman mangrove sekitar 12 tahun.

Penanaman ini dilakukan secara konsisten, setidaknya sekitar 50 ribu mangrove telah ditanam sebagai upaya rehabilitasi mangrove dan memperluas wilayah penanaman.

"Ekosistem mangrove yang terjadi memiliki banyak manfaat untuk kehidupan diantaranya sebagai upaya mitigasi krisis iklim. Serta mampu menyerap dan menyimpan karbon dalam jumlah banyak," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.