Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ini Curhatan Prajurit Ukraina yang Terkepung di Garis Depan

📅 Rabu, 08 Mar 2023, 05:02 WIB | Oleh:

Gelombang ledakan menciptakan ruang hampa dan menekan telinga. Rasanya seperti gegar otak ringan. Mereka diajari untuk tidur dengan tangan melingkari senapan mesin. Jika terkubur, mereka memegangnya saat merangkak keluar dari bawah tanah.

Penembakan bisa berlangsung selama beberapa jam, dan setelah selesai orang tidak lagi merasa takut. Tubuh terbiasa dengannya.

"Anda berpikir bahwa mungkin sekarang Anda kebal terhadapnya. Anda meninggalkan parit dan matahari bersinar dan burung-burung berkicau, seolah-olah Anda memimpikan kengerian ini," tulisnya.

"Kemudian terdengar rentetan tembakan lain dan ada ketakutan lagi".

Menurutnya, di garis depan, emosi menguasai keseluruhan. Adrenalin membuat mata hampir berbinar. Di tempat lain, kehidupan tampaknya memudar. Mereka berhenti merasa takut tetapi mereka juga berhenti bersukacita.

"Saya telah bertemu tentara dengan kehampaan dan ketidakpedulian di mata mereka. Tentara di parit sangat peduli satu sama lain, tetapi tingkat ketegangannya sangat tinggi sehingga biasanya tidak ada yang menangis ketika seseorang terluka atau terbunuh," kata Firsov.

Tapi ini ekstrem. Sebagian besar, manusia adalah makhluk yang terbiasa dengan segalanya. Seringkali selama tembak-menembak, para lelaki membuat lelucon dan menceritakan kisah-kisah lucu. Humor sangat membantu untuk mengatasi stres.

"Di masa damai, keberanian adalah kata-kata kosong. Di sini, itu mengungkapkan arti sebenarnya. Siapapun bisa takut, tapi pemberani menguasai ketakutan mereka dan tidak membiarkan orang lain menyerah padanya," ujarnya.

Firsov mengatakan, mereka menginspirasi keyakinan untuk kemenangan. Cukup sering hanya orang-orang biasa saja, pria muda kurus atau pria yang lebih tua.

"Bukan manusia super. Dalam kehidupan sipil, orang seperti itu bisa saja duduk di depan Anda di kereta, datang untuk memperbaiki pipa ledeng Anda atau memasang ubin di lantai Anda dan Anda bahkan tidak menyadarinya. Di sini, dia tiba-tiba mengungkapkan potensi sebenarnya," katanya.

"Kami tahu musuh kami shock. Kami mendengarnya di penyadapan radio. Bagaimana bisa? Kami memukul mereka dengan semua yang kami bisa, membakar semuanya hingga bersih dan infanteri mereka masih bertahan?!"

"Bagi orang yang akan menggali ke dalam tanah untuk bertahan hidup, kebebasan bahkan lebih penting daripada kehidupan," tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.