Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Kerja Sama, Jepang dan Australia Luncurkan Rantai Pasokan Hidrogen untuk Nol Emisi

📅 Sabtu, 04 Mar 2023, 23:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Kerja Sama, Jepang dan Australia Luncurkan Rantai Pasokan Hidrogen untuk Nol Emisi Doc: Antara/Pexels
Ket. Ilustrasi perubahan iklim.

Tokyo - Perkuat kerja sama. Jepang dan Australia pada Sabtu mengumumkan peluncuran rantai pasokan hidrogen, saat kedua negara dan negara-negara Asia Tenggara berkumpul untuk pertemuan pertama para menteri membahas pengurangan emisi karbon di kawasan.

Dalam pesan video untuk pertemuan yang membahas kerangka kerja Masyarakat Asia Nol Emisi (AZEC), sebuah inisiatif yang diajukan Jepang, Perdana Menteri Fumio Kishida mengatakan hidrogen dapat menjadi sumber energi terutama di kawasan yang rawan bencana alam.

"Di Asia, kita harus memiliki sebanyak mungkin pilihan energi, dan hidrogen serta amonia merupakan beberapa pilihan," kata Kishida.

Jepang mengajukan teknologi dekarbonisasi, seperti penggunaan hidrogen dan amonia pada pembangkit listrik tenaga termal dan penangkapan karbon dioksida.

Teknologi itu mampu menetralkan karbon sambil menyimpan pasokan energi yang stabil di tengah krisis energi akibat invasi Rusia ke Ukraina.

"Berdasarkan akumulasi teknologi hidrogen dan pengalaman negara kami selama bertahun-tahun, kami ingin memperluas rantai pasokan hidrogen ke kawasan Indo-Pasifik," ujar Menteri Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang Yasutoshi Nishimura pada pertemuan tingkat menteri selama satu hari tersebut di Tokyo.

Kishida mengenalkan konsep AZEC pada Januari 2022 untuk mempromosikan dekarbonisasi di kawasan dan bekerja sama meningkatkan transisi ke energi bersih.

Australia dan Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara, kecuali Myanmar, telah bergabung dengan inisiatif tersebut.

China, sebagai negara penghasil karbondioksida terbanyak di dunia, tidak menjadi bagian dari inisiatif tersebut.

Asia Tenggara merupakan pusat ekonomi dan peningkatan emisi, dan upaya dekarbonisasi akan memiliki dampak besar pada kemajuan aksi iklim baik secara regional maupun global, menurut ahli iklim dan energi.

Kawasan Asia Timur dan Pasifik juga penting dalam upaya global memerangi perubahan iklim karena menjadi penyumbang sepertiga dari total gas emisi rumah kaca dan 60 persen konsumsi batu bara dunia, menurut Bank Dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

47 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.