Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Covid-19 Penyebab Kematian Tertinggi Keenam di AS

📅 Senin, 27 Feb 2023, 00:01 WIB | Oleh:
Covid-19 Penyebab Kematian Tertinggi Keenam di AS Doc: Sumber: Covid19.go.id

LOS ANGELES - Penyakit Covid-19 merupakan penyebab kematian tertinggi keenam di Amerika Serikat (AS) pada Januari tahun ini, demikian menurut sebuah laporan yang dipublikasikan pada Jumat (24/2) oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention/CDC) AS.

Seperti dikutip dari Antara, Minggu (26/2), Pemerintah Federal AS telah mengumumkan sejumlah rencana untuk mengakhiri Darurat Kesehatan Masyarakat Covid-19 pada 11 Mei 2023 mendatang. CDC AS mengungkapkan Covid-19 masih menjadi prioritas kesehatan masyarakat dan berdampak pada semua aspek kehidupan sehari-hari serta berkontribusi pada penurunan harapan hidup.

Banyak orang masih berisiko lebih tinggi mengalami penyakit parah dan kematian. Covid-19 masih menjadi isu kesehatan masyarakat yang krusial, kata CDC AS, menambahkan masih penting untuk terus mendapatkan vaksin Covid-19 terbaru, terutama bagi orang-orang yang berisiko lebih tinggi terkena penyakit parah.

AS saat ini mencatatkan rata-rata sekitar 33.700 kasus baru Covid-19, dengan jumlah 3.500 kasus rawat inap, dan 344 kematian setiap harinya, papar data CDC AS.

Untuk mengatasi penyebaran virus korona, baru-baru ini, Badan Pengawas Obat dan Makanan (Food and Drug Administration/FDA) AS mengeluarkan izin untuk dosis penguat (booster) vaksin Covid-19 Moderna dan Pfizer-BioNTech yang telah diperbarui untuk anak-anak berusia minimal lima tahun.

Dosis booster yang telah diperbarui itu bertujuan memberikan perlindungan yang lebih baik dari Covid-19 yang disebabkan oleh varian Omicron, menurut FDA AS.

FDA AS mengeluarkan izin untuk dosis booster vaksin Pfizer-BioNTech yang telah diperbarui untuk anak-anak berusia 5 hingga 11 tahun, dan vaksin Moderna untuk anak-anak berusia 6 hingga 17 tahun.

Dosis booster diberikan setidaknya dua bulan setelah seorang anak menyelesaikan rangkaian vaksin primer dengan dua dosis atau suntikan booster terbaru dengan vaksin generasi pertama.

Dosis booster baru Pfizer-BioNTech diizinkan untuk digunakan pada warga berusia 12 tahun ke atas pada September, sementara dosis booster vaksin Moderna sebelumnya diizinkan untuk disuntikkan pada orang dewasa berusia 18 tahun ke atas, demikian dikutip dari Xinhua.

Pekerja Kelas Buruh

Jumlah pekerja kelas buruh AS yang meninggal karena Covid-19 tercatat lima kali lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok yang berada di posisi sosial ekonomi lebih tinggi pada 2020, tahun pertama pandemi, menurut penelitian yang dilaporkan oleh The Seattle Times belum lama ini.

Perbedaan yang mengejutkan ini terungkap dalam sebuah penelitian terhadap sekitar 69.000 korban Covid-19 AS berusia antara 25 hingga 64 tahun yang meninggal pada 2020, yang dilakukan oleh sekelompok peneliti dan diterbitkan pada April lalu di International Journal of Environmental Research and Public Health.

Para penulis penelitian itu menemukan 68 persen kematian yang mereka teliti terjadi dalam kelompok yang dinilai memiliki posisi sosial ekonomi rendah, yang dikategorikan sebagai pekerja berpendidikan sekolah menengah atas.

Sebaliknya, hanya sekitar 12 persen kematian terjadi pada kelompok dengan posisi sosial ekonomi tinggi, yang didefinisikan sebagai pekerja yang setidaknya memiliki gelar sarjana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.