Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berita Gembira Ada Kebijakan Ini, AS Sumbang Rp106,58 Miliar untuk Lindungi Warisan Budaya Ukraina

📅 Jumat, 24 Feb 2023, 21:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berita Gembira Ada Kebijakan Ini, AS Sumbang Rp106,58 Miliar untuk Lindungi Warisan Budaya Ukraina Doc: ANTARA/Xinhua-Sergey Starostenko
Ket. Arsip - Tanaman berbentuk singa terlihat pada pameran bunga musim panas tahunan di Kiev, Ukraina, Selasa (23/6/2020).

Jakarta - Pemerintah Amerika Serikat (AS) pada Kamis (23/2) mengumumkan negaranya akan menyumbang sebanyak 7 juta dolar AS (sekitar Rp106,58 miliar) sebagai upaya perlindungan terhadap warisan budaya yang terancam hancur oleh invasi Rusia ke Ukraina.

"Pekan ini menandai satu tahun sejak invasi brutal Rusia ke Ukraina. Perang Rusia tidak hanya bertujuan merebut wilayah Ukraina dan merampas kedaulatannya, tetapi juga menghapus identitas nasional dan budayanya," kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price dikutip dari laman resmi kantornya yang dipantau di Jakarta, Jumat.

Price menjelaskan bahwa dukungan yang dinamai "Inisiatif Penanggulangan Warisan Budaya Ukraina" itu diberikan untuk melindungi dan memperbaiki kerusakan pada situs dan koleksi warisan budaya Ukraina menyusul serangan Rusia yang tak henti-hentinya di Ukraina.

Berdasarkan keterangan tertulis, inisiatif tersebut merupakan hasil kerja sama Biro Urusan Pendidikan dan Kebudayaan Departemen Luar Negeri AS (ECA) dengan Kementerian Kebudayaan dan Kebijakan Informasi Ukraina, beberapa NGO Ukraina, dan sejumlah mitra internasional.

Prakarsa itu akan memprioritaskan situs dan koleksi warisan budaya yang terkena dampak langsung perang brutal Rusia di Ukraina.

Inisiatif itu mencakup dukungan untuk berbagai kegiatan pelestarian warisan budaya, seperti dokumentasi situs dan koleksi budaya yang rusak untuk pertanggungjawaban, perlindungan dari kerusakan dan pencurian, stabilisasi darurat situs yang rusak, pengembangan dan penerapan rencana konservasi dan restorasi, koordinasi respons warisan budaya, dan pelatihan khusus.

Wakil Direktur Jenderal Institut Ukraina Alim Aliev, dalam kunjungannya ke Indonesia pada Februari lalu, menyebut terdapat sekitar 550 objek budaya Ukraina yang hancur akibat serangan rudal Rusia.

Tak hanya itu, menurut Aliev, perang juga telah menyebabkan banyak seniman Ukraina meninggalkan negaranya untuk pindah ke negara-negara Eropa dan sejumlah negara lainnya.

Selain situs dan warisan budaya, Rusia juga menggempur tempat ibadah seperti gereja, bahkan rumah sakit, kata Aliev.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...

Gaun Balas Dendam Putri Diana Siap Dilelang

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Gaun Balas Dendam Putri Dia...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.