Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Inflasi di Argentina Sentuh 98,8 Persen pada Januari 2023

📅 Kamis, 16 Feb 2023, 00:00 WIB | Oleh:
Inflasi di Argentina Sentuh 98,8 Persen pada Januari 2023 Doc: ISTIMEWA
Ket. Warga Berjalan di depan gedung Bank Sentral Argentina.

BUENOS AIRES - Argentina mencatat inflasi sebesar 98,8 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada Januari, setelah memulai tahun 2023 dengan kenaikan harga sebesar 6 persen dalam basis bulanan (month on month), demikian menurut laporan Institut Statistik dan Sensus Nasional (National Institute of Statistics and Censuses/INDEC) Argentina pada Selasa (14/2).

Sejumlah sektor yang membukukan variasi harga tertinggi pada Januari, di antaranya rekreasi dan budaya (9 persen), komunikasi (8 persen), perumahan, air, gas, listrik dan bahan bakar lainnya (8 persen), pangan (6,8 persen), aneka barang dan jasa (6,8 persen), serta restoran dan hotel (6,2 persen), menurut data INDEC.

Seperti dikutip dari Antara, untuk sektor transportasi (5,9 persen), peralatan dan pemeliharaan rumah (5,4 persen), serta kesehatan (4,9 persen) juga melaporkan kenaikan bulanan yang signifikan.

Dalam 12 bulan terakhir, barang-barang yang mengalami kenaikan tertinggi yakni pakaian dan alas kaki (120,6 persen), restoran dan hotel (109,9 persen), aneka barang dan jasa (102,6 persen), serta perlengkapan dan pemeliharaan rumah (101,2 persen).

Sementara itu, pangan naik sebesar 98,4 persen, kesehatan 92,3 persen, transportasi 92 persen, dan perumahan, air, gas, listrik, serta bahan bakar lainnya 91,5 persen, menurut INDEC.

Di tengah tingginya inflasi Argentina, pemerintah negara tersebut menerapkan program pengendalian harga yang komprehensif guna menjamin tingkat kenaikan nilai barang dan jasa pokok secara moderat.

Menurut sebuah studi pasar yang dirilis pada awal Februari oleh Bank Sentral Argentina, sejumlah analis swasta memperkirakan bahwa inflasi di negara itu akan mencapai 97,6 persen pada 2023, demikian Xinhua.

Berita Buruk

Berita inflasi Argentina adalah berita buruk bagi pemerintah, yang akan menghadapi pemilihan kurang dari sembilan bulan. Namun, sebenarnya perlambatan umum yang tercatat sejak pertengahan tahun lalu mengindikasikan bahwa Menteri Perekonomian, Sergio Massa setidaknya mulai sedikit mengatasi masalah tersebut.

Dikutip dari Buenos Aires Times, ini adalah angka tahunan terburuk sejak negara itu mencatat tingkat inflasi 84 persen pada tahun 1991, selama Kepresidenan Carlos Menem yang berlangsung selama satu dekade.

Dua tahun sebelumnya telah terjadi hiperinflasi lebih dari 2.000 persen. Pada tahun 1991, Menem meluncurkan rencana konvertibilitas, mematok peso ke dollar AS dalam upaya mengatasi hiperinflasi.Tapi langkah itu ditinggalkan satu dekade kemudian.

Argentina telah bergulat dengan krisis ekonomi selama bertahun-tahun, mencatatkan inflasi dua digit dalam 12 tahun terakhir.

Penyebab inflasi beragam, termasuk pembelanjaan defisit yang terus menerus, devaluasi konstan, dan faktor eksternal seperti perang di Ukraina yang memengaruhi harga energi dan biji-bijian.

"Hasilnya adalah ekspektasi yang membara tentang kenaikan harga, tarif, gaji, sewa yang sistematis, sesuai dengan ekspektasi yang tidak selalu solid, terkadang berdasarkan fantasi atau rumor tentang inflasi di masa depan," kata ekonom Ricardo Aronskind, kepada AFP.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.