Presiden dan Wapres Taiwan Sumbang Gaji Sebulan untuk Korban Gempa Turki
📅 Kamis, 09 Feb 2023, 15:07 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: Asahi.com
TAIPEI - Presiden Taiwan Tsai Ing-wen dan Wakil Presiden William Lai akan menyumbangkan satu bulan gaji mereka untuk membantu korban gempa Turki, kata kantor kepresidenan Taiwan pada Kamis (9/2). Bantuan itu menambah yang sudah dikirim Taiwan.
Dikutip dari Freshnewsasia, Tsai dan Lai, yang akan mencalonkan diri sebagai presiden dalam pemilihan yang dijadwalkan tahun depan, "berharap dapat melakukan bagian mereka untuk membantu Turki membangun kembali tanah airnya secepat mungkin", kata kantor kepresidenan dalam sebuah pernyataan.
Turki, seperti kebanyakan negara, tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Taiwan yang diklaim Tiongkok, tetapi keduanya mempertahankan kedutaan de facto di ibu kota masing-masing dan ada penerbangan langsung antara Istanbul dan Taipei.
Tsai mengunjungi kedutaan de facto Turki di Taipei pada Kamis (9/2) untuk menandatangani buku belasungkawa, menulis: "Hati saya bersama teman-teman Turki kami. Taiwan mendukung Türkiye!", menurut kantornya.
Tahun lalu, Tsai dan Lai juga menyumbangkan gaji satu bulan untuk membantu upaya bantuan kemanusiaan bagi Ukraina yang dilanda perang.Tsai menghasilkan sekitar T$400.000 ($13.300) sebulan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Korban tewas akibat gempa bumi dan gempa susulan awal pekan ini melewati 15.000 pada Kamis di tengah kemarahan kaum miskin yang frustrasi atas lambatnya kedatangan tim penyelamat.
Taiwan, yang sering mengalami gempa bumi, telah mengumumkan bantuan bencana sebesar $2 juta dan telah mengirim dua tim penyelamat ke Turki untuk membantu upaya pencarian korban selamat.
Tsai berbicara melalui panggilan video ke beberapa tim Taiwan di lapangan pada Rabu.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Saya ingin berterima kasih kepada semua anggota karena tidak takut akan kesulitan dan berusaha sekuat tenaga sehingga Taiwan dan Turki dapat saling membantu," tulisnya di halaman Facebook-nya.
Turki bergabung dengan upaya internasional dan mengirim penyelamat ke Taiwan pada 1999 setelah gempa besar menewaskan lebih dari 2.000 orang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!