Ekspor dan Investasi Diperkirakan Melambat
📅 Rabu, 11 Jan 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim RedaksiUntuk menjaga daya beli, dia sepakat harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi diturunkan, sedangkan yang subsidi tetap karena penurunan akana menyebabkan penambahan subsidi yang akan menambah beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Tahun 2023 mensyaratkan pengelolaan fiskal yang prudent agar bisa menjadi bantalan ketika terjadi resesi. "Paling tidak akumulasi dana sisa anggaran lebih bisa dimanfaatkan," katanya.
Kendati demikian, Suhartoko tetap mengingatkan pemerintah untuk menjaga inflasi pangan, sebab itu bisa memukul daya beli atau konsumsi masyarakat. Alur distribusi harus benar-benar diperhatikan agar tidak terjadi gangguan di pasokan di pasar.
Sementara itu, Direktur Narasi Institute, Achmad Nur Hidayat, mengatakan pelemahan investasi dan ekspor sejalan dengan resesi global yang diperkirakan akan terjadi di akhir kuartal pertama 2023.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kondisi tersebut, jelasnya, sudah diprediksi, namun sayang pemerintah belum menyiapkan langkah antisipasi mencegah penurunan ekonomi lebih dalam. Namun sayangnya, pemerintah masih terjebak menggunakan asumsi investasi akan masuk ke emerging market.
"Padahal seiring peningkatan suku Bunga Fed dan Bank Sentral Eropa, safe haven kembali ke negara maju dan arus capital inflow ke emerging market cenderung menurun," katanya.
Sumber pertumbuhan ekonomi terangnya harus mengandalkan ekonomi domestik karena itu penguatan daya beli publik adalah prioritas utama yang harus dilakukan pada kuartal pertama 2023.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Sekarang dibutuhkan kecepatan dalam memulihkan daya beli publik. Jangan sampai terlambat, resesi akan datang pada akhir kuartal 1-2023," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!