Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Berpotensi Bergerak 'Sideways'

📅 Selasa, 03 Jan 2023, 10:33 WIB | Oleh:
Berpotensi Bergerak 'Sideways' Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dollar AS diperkirakan bergerak datar, hari ini (3/1). Pergerakan rupiah masih dipengaruhi laporan inflasi nasional pada 2022 yang di atas target pemerintah maupun Bank Indonesia (BI).

Presiden Komisioner HFX International Berjangka, Sutopo Widodo melihat investor masih mencerna angka inflasi Desember 2022 yang dirilis pada Senin (2/1). Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan tingkat inflasi tahunan Indonesia pada 2022 mencapai 5,51 persen, di atas target pemeritah dan BI di kisaran 2-4 persen.

Karenanya, Sutopo memproyeksikan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Selasa (3/1), bergerak sideways di kisaran 15.550-15.650 rupiah per dollar AS.

Sebelumnya, kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal tahun stagnan seiring dengan kontraksi PMI Manufaktur Amerika Serikat. Rupiah ditutup stagnan atau sama dengan posisi pada penutupan perdagangan akhir tahun lalu, yakni 15.573 rupiah per dollar AS.

"Data AS yang suram dan konsolidasi akhir tahun menyeret indeks dollar AS (DXY) untuk meraih level terendah baru dalam tujuh bulan," tulis Tim Riset Monex Investindo Futures dalam kajiannya di Jakarta.

PMI Manufaktur AS pada Desember berada di level 46,2, turun dari 47,7 pada November yang berarti industri manufaktur AS mengalami kontraksi. PMI Manufaktur adalah indeks yang mengukur pertumbuhan industri manufaktur suatu negara. Jika nilainya di atas 50, maka industri manufaktur mengalami ekspansi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.