Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kim Jong Un Serukan Peningkatan Jumlah Senjata Nuklir pada 2023

📅 Minggu, 01 Jan 2023, 13:08 WIB | Oleh:
Kim Jong Un Serukan Peningkatan Jumlah Senjata Nuklir pada 2023 Doc: Yonhap/KCNA
Ket. Foto yang dimuat agensi berita resmi Korea KCNA pada 1 Januari 2023 menunjukkan Korut sedang menggelar perayaan untuk menghadirkan peluncur multiple rocker raksasa yang baru ke pertemuan pleno Partai Buruh Korea minggu lalu.

SEOUL - Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menekankan perlunya "secara eksponensial" meningkatkan jumlah persenjataan nuklir negara itu dan mengembangkan rudal balistik antarbenua (ICBM) baru di tahun baru, media pemerintah Pyongyang melaporkan, Minggu (1/1).

Hal itu disampaikan dalam rapat pleno Partai Buruh Korea (WPK) yang berakhir sehari sebelumnya. Rapat diadakan untuk menetapkan arah kebijakan utama Pyongyang untuk tahun baru.

Dalam situasi di mana Korea Selatan telah menjadi "musuh kita yang tidak diragukan lagi, menyoroti pentingnya dan perlunya produksi massal senjata nuklir taktis dan menyerukan peningkatan eksponensial persenjataan nuklir negara," kata Kim seperti dikutip oleh Kantor Berita Korea Utara (KCNA) dalam bahasa Inggris dan disiarkan media Korea Selatan Yonhap, Minggu (1/1).

Kim juga menyerukan upaya mengembangkan ICBM baru dan menempatkan satelit mata-mata ke orbit sedini mungkin dalam upaya meningkatkan kemampuan militernya.

"Sebuah tugas ditingkatkan untuk mengembangkan sistem ICBM lain yang misi utamanya adalah serangan nuklir balasan yang cepat," kata KCNA.

Kim melewatkan pidato Tahun Baru tahunannya sejak 2020. Ia memilih menggunakan pesan utamanya yang disampaikan pada pertemuan partai akhir tahun untuk menjabarkan garis kebijakan negara untuk tahun yang baru.

Sebagai indikasi bahwa rezim akan melanjutkan provokasinya pada 2023, Kim menetapkan tujuan baru untuk memperkuat kekuatan militer negaranya untuk tahun yang baru awal pekan lalu dalam pertemuan pleno WPK selama enam hari.

Korea Utara menembakkan sekitar 70 rudal balistik tahun lalu, paling banyak dalam satu tahun, termasuk ICBM Hwasong-17 pada 18 November, di tengah spekulasi bahwa Korea Utara mungkin akan melakukan uji coba nuklir dalam waktu dekat.

Pada Desember, Korea Utara menguji mesin roket berbahan bakar padat berdaya dorong tinggi untuk "sistem senjata strategis tipe baru", sebuah langkah yang dipandang sebagai pengembangan ICBM berbahan bakar padat yang mampu mencapai daratan AS.

Korut melakukan uji "tahap akhir" untuk pengembangan satelit mata-mata militer dengan rencana menyelesaikan persiapan proyek pada April 2023. Korut juga menerbangkan lima drone melintasi Korsel pekan lalu dalam penyusupan pertamanya dalam lima tahun.

"Ada kemungkinan Korut akan mengembangkan ICBM berbahan bakar padat. Korut mungkin mengungkap (itu) pada parade militer, yang diketahui sedang dipersiapkan negara itu," kata Ryu Sung-yeop, seorang ahli di Institut Penelitian Urusan Militer Korea Selatan.

Pada pertemuan partai, Kim berjanji memperkuat kekuatan nuklir, menekankan bahwa rezim dapat menggunakan persenjataan nuklirnya jika diserang.

"Pasukan nuklir kami menganggapnya sebagai misi pertama untuk mencegah perang dan menjaga perdamaian dan stabilitas dan, bagaimanapun, jika gagal menghalangi, maka akan melakukan misi kedua, yang bukan untuk pertahanan," katanya.

Pada September tahun lalu, Kim secara terbuka mengumumkan legalisasi senjata nuklir, karena parlemen menyetujui undang-undang baru yang memungkinkan serangan nuklir preemptif. Dia menyatakan, undang-undang baru membuat status tenaga nuklir rezimnya "tidak dapat diubah."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.