Kim Jong Un Serukan Peningkatan Jumlah Senjata Nuklir pada 2023
📅 Minggu, 01 Jan 2023, 13:08 WIB | Oleh: Lili LestariDalam berita terpisah, KCNA mengkonfirmasi penembakan peluncur roket ganda "super besar" pada Sabtu dan Minggu.
Korea Utara melakukan uji tembak tiga peluru dalam uji kinerjanya pada hari terakhir tahun 2022. Dan unit militer artileri jarak jauh melepaskan satu tembakan ke arah Laut Timur di hari berikutnya.
Dalam upacara untuk "menghadirkan" peluncur rocker 600 mm di pertemuan pleno WPK, Kim menyebutnya sebagai "senjata ofensif" yang mampu membawa hulu ledak nuklir taktis yang dapat menjangkau seluruh Korea Selatan, kata KCNA.
Pemimpin Korea Utara menyerukan upaya habis-habisan memproduksi senjata ampuh untuk "mengalahkan" AS dan Korea Selatan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia mengutuk AS karena sering mengerahkan sarana serangan nuklir ke Selatan pada 2022 dan memperkuat kerja sama militernya dengan Korsel dan Jepang.
"Korea Selatan sangat ingin membangun senjata yang ceroboh dan berbahaya sambil menyibukkan diri dengan gerakan militer yang bermusuhan untuk menimbulkan konfrontasi," tambahnya.
Kim memperjelas bahwa rezimnya tidak berniat menyerahkan senjata nuklir dan tidak tertarik kembali ke pembicaraan denuklirisasi yang terhenti setelah KTT tanpa kesepakatan antara AS dan Korea Utara pada awal 2019.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hubungan antar-Korea telah membeku sejak pemerintahan konservatif Yoon Suk Yeol pada bulan Mei berjanji bersikap keras terhadap serangan senjata Pyongyang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!