Lima Tahun Perjalanan Krisis Pengungsi Rohingya
📅 Selasa, 27 Des 2022, 08:39 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SSumber Rohingya mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa Arakan Rohingya Salvation Army (ARSA) berada di balik pembunuhan tersebut. ARSA diduga menjalankan bisnis narkotika, membunuh lawan politik dan menanamkan iklim ketakutan di kamp-kamp.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!