Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sejarah 14 Desember: Perjalanan Terakhir Manusia di Permukaan Bulan

📅 Rabu, 14 Des 2022, 16:32 WIB | Oleh:
Sejarah 14 Desember: Perjalanan Terakhir Manusia di Permukaan Bulan Doc: NASA
Ket. Astronaut Eugene A. Cernan di Bulan.

Tepat 50 tahun silam, astronaut Eugene A. Cernan yang kala itu mengemban tugas sebagai komandan misi Apollo 17 dinobatkan sebagai orang terakhir yang menginjakan kakinya di Bulan pada 14 Desember 1972.

"Itu mungkin momen paling cemerlang dalam hidup saya. Seperti Anda ingin membekukan momen itu dan membawanya pulang. Tapi Anda tidak bisa," kenang Cernan dalam sebuah wawancara pada tahun 2007 silam.

Cernan menjadi orang ke-12 sekaligus yang terakhir melangkahkan kaki ke Bulan dalam misi Apollo 17, yang juga merupakan misi terakhir perjalanan manusia ke Bulan.

Sebenarnya, Cernan tak melakukan perjalanan ruang angkasa seorang diri. Ia ditemani, dua rekannya, Harrison H. Schmitt dan Ronald E. Evans. Ketiganya berangkat ke Bulan setelah meluncur dari Kennedy Space Center NASA di Florida, Amerika Serikat (AS), pada 7 Desember 1972 dan memasuki orbit Bulan pada 10 Desember 1972.

Sementara Cernan dan Schmitt turun untuk menjelajahi Bulan pada keesokan harinya, Evans tetap dengan modul komando dan layanan di orbit Bulan. Cernan dan Schmitt kemudian tinggal selama 72 jam di permukaan Bulan, lebih lama dari misi-misi Apollo sebelumnya.

Apollo 17 banyak dipuji sebagai misi yang paling sukses dari semuanya dengan 254 pon sampel batuan dan tanah. Di antara material itu, keduanya membawa tanah oranye dari kawah Shorty, yang diyakini sebagai indikasi pertama adanya aktivitas vulkanik di Bulan.

Selama perjalanan terakhir keduanya, Cernan dan Schmitt menjelajahi dasar gunung setinggi 6.000 kaki yang dikenal sebagai Massif Utara. Perjalanan itu dilanjutkan ke pegunungan yang dikenal sebagai Sculptured Hills.

Meninggalkan permukaan bulan untuk terakhir kalinya pada 14 Desember Cernan kemudian menuturkan kata-kata mutiara yang terkenal hingga saat ini:

"We leave as we came, and, God willing, we shall return, with peace and hope for all mankind," ujar Cernan kala itu.

Kata-kata Cernan mengartikulasikan keberhasilan yang menakjubkan dari Proyek Apollo dan kemurungan yang luar biasa dari mereka yang tidak siap untuk melihat program itu berakhir.

Hal lain yang dibawa pulang oleh para astronot, dan salah satu warisan terpenting dari misi Apollo 17, adalah foto seluruh bola bumi yang bulat, tampak seperti kelereng biru.

Sekurangnya 12 orang kini telah berjalan di Bulan sejak Neil Armstrong keluar dari Apollo 11 pada Juli 1969.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Polres Lombok Tengah Tangan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.