Bizantium, Kejayaan Kekaisaran Penerus Romawi
📅 Jumat, 16 Sep 2022, 00:00 WIB | Oleh: Haryo BronoKekurangan makanan yang disebabkan oleh kondisi cuaca yang lebih dingin terjadi sekitar waktu yang sama membuat keadaan menjadi lebih buruk. Penelitian menunjukkan bahwa sebuah potongan komet Halley menabrak Bumi pada 536 M.
Tumbukan komet mendorong begitu banyak debu ke atmosfer sehingga planet menjadi sangat dingin. Sedangkan penelitian lain menyatakan letusan gunung berapi di El Salvador berkontribusi pada iklim yang lebih dingin ini.
Selanjutnya Kaisar Justinian I meninggal pada 565. Berabad-abad setelah kematian Justinian, Bizantium disebut masuk dalam zaman kegelapan, karena serangkaian kemalangan menimpa kekaisaran, baik bencana alam dan wabah penyakit.
"Di barat, sebagian besar wilayah yang direbut Justinianus hilang. Pada awal abad ketujuh, sebagian besar Italia berada di bawah kekuasaan Lombardia, Galia berada di tangan Frank dan wilayah pesisir Spanyol, akuisisi terakhir penaklukan kembali Justinian, segera jatuh ke tangan Visigoth," kata Andrew Louth, profesor emeritus Studi Patristik dan Bizantium di Universitas Durham, dalam buku berjudulThe Cambridge History of the Byzantine Empire(Cambridge University Press, 2008).
Sebaiknya Anda baca juga:
Louth mencatat bahwa antara 630 dan 660 M, sebagian besar wilayah timur kekaisaran, termasuk Mesir, ditaklukkan oleh kerajaan-kerajaan Arab, terutama seperti kekhalifahan Rashidun dan Umayyah. Ini secara signifikan melemahkan posisi Bizantium.
"Pergolakan radikal ini, bersama dengan agresi terus-menerus dari orang-orang Arab terhadap sisa tanah Bizantium dan serbuan Slavia dan orang-orang yang berasal dari padang rumput Eropa tengah ke Balkan, mempercepat transisi kota-kota di dunia Mediterania timur yang sudah baik sedang berlangsung," tulis Louth.
Pada akhir abad ketujuh kota-kota telah Bizantium kehilangan banyak signifikansi sosial dan budaya mereka dan bertahan sebagai kantong yang dibentengi. "Bahkan Konstantinopel nyaris tidak selamat, dan melakukannya dalam keadaan yang jauh lebih sedikit," ungkap dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penelitian terbaru telah menemukan bukti bahwa bahkan layanan pembuangan sampah dihentikan di beberapa kota Bizantium. Arkeolog menemukan bahwa itu berakhir di Elusa, di Israel, selama pertengahan abad keenam.
Masa-masa sulit ini mungkin berkontribusi pada ikonoklasme yang terjadi pada abad kedelapan dan kesembilan di Kekaisaran Bizantium. Selama periode ini, banyak karya seni keagamaan Bizantium dihancurkan.
Bizantium tidak pernah kembali ke zaman keemasan yang dialaminya selama pemerintahan Justinian. Namun demikian, situasi militer stabil pada abad kesembilan, dan pada abad ke-11, Bizantium telah mendapatkan kembali sejumlah besar wilayah yang telah hilang. hay/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!