Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hati-hati! Cuaca Buruk Akan Terjadi di Sejumlah Provinsi, BMKG Beri Peringatan Dini Agar Tak Jatuh Korban

📅 Jumat, 08 Apr 2022, 08:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hati-hati! Cuaca Buruk Akan Terjadi di Sejumlah Provinsi, BMKG Beri Peringatan Dini Agar Tak Jatuh Korban Doc: ANTARA/Muhammad Adimaja
Ket. Warga berjalan Muhammad Adimaja saat hujan lebat di kawasan Sarinah Thamrin, Jakarta, Selasa (5/4). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini prakiraan hujan lebat disertai kilat dan angin kencang yang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk waspada akan potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di sejumlah provinsi pada Jumat (8/4).

Dalam sistem peringatan dini cuaca, BMKG memprakirakan wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang seperti di Aceh, Bali, Banten, Bangka Belitung, Bengkulu, DKI Jakarta.

Kemudian Gorontalo, Jambi, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Lampung, Maluku.

Lalu di Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua Barat, Riau, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Sumatra Barat, dan Sumatra Selatan.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati menegaskanzero victim, atau nihil korban, menjadi tolok ukur keberhasilan sistem peringatan dini yang dibangun pihaknya.

Menurut Dwikorita, BMKG terus memacu seluruh sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki untuk membangun sistem peringatan dini multi bencana yang tidak hanya cepat, namun juga tepat dan akurat.

"Peringatan dini, ya, benar-benar harus dini. Prediksinya harus cepat, tepat, dan akurat. Dengan begitu, kita bisa menekan jumlah kerugian materiil dan nyawa akibat bencana," ujar Dwikorita.

BMKG juga terus berbenah untuk menjadi pusat keunggulan (center of excellence) menyusul keharusan organisasi untuk mengubah paradigma pengelolaan aparatur sipil negara (ASN) BMKG, dari SDM menjadiHuman Capital. Hal ini untuk menjawab tantangan global sehingga mampu membawa BMKG menjadi organisasi berkelas dunia.

"Kami juga terus melakukan inovasi dan aktif berkolaborasi dengan lembaga lain untuk memperkuat sistem peringatan dini di Indonesia," ujar dia.*

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Makau Berbenah, Rencana Pembangunan Terpadu Siap Ubah Wajah Ekonomi Kota
    Preview komentar:
    Langkah Makau untuk mempercepat pembaruan perkotaan menjadi kota ...
  • Mentan Amran: Stok Beras NTT 39 Ribu Ton, Lahan Rusak Akibat Gempa Akan Diganti
    Preview komentar:
    Semoga derita segera berlalu
    Hadir untuk negeri.
  • Final Ideal Piala AFF, Vietnam Bersiap Ngluruk ke Thailand
    Preview komentar:
    skuad "gajah perang" sepertinya unggul, mrk diuntungkan sbg ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

AirNav Indonesia Tuntaskan Program RBB 2026 di Boyolali

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Daerah
AirNav Indonesia Tuntaskan ...
Luar Negeri
AS Bersiap Hantam Iran deng...
Megapolitan
Pramono Dorong Kolaborasi T...
Subsidi Motor Listrik Bergulir Lagi September, Mau Beli Motor Listrik Subsidi Rp5 Juta? Lirik Merek-merek Berikut

Subsidi Motor Listrik Bergulir Lagi September, Mau Beli Motor Listrik Subsidi Rp5 Juta? Lirik Merek-merek Berikut

21 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.