Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gempa Bumi M6,7 Mengguncang Peru Selatan, Tak Ada Ancaman Tsunami 

📅 Jumat, 21 Agu 2026, 08:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gempa Bumi M6,7 Mengguncang Peru Selatan, Tak Ada Ancaman Tsunami  Doc: RTE
Ket. Institut Geofisika Peru mengatakan gempa tersebut terjadi pada kedalaman 108 kilometer. (gambar arsip)

LIMA - Gempa bumi berkekuatan 6,7 melanda Peru selatan, Kamis (20/8) waktu setempat, kata seismolog AS. Pihak berwenang melaporkan tiga orang mengalami luka ringan.

Pusat gempa terletak sekitar 40 kilometer (25 mil) barat laut Upahuacho, hampir 800 kilometer dari ibu kota Lima. Gempa terjadi pukul 1 siang waktu setempat (18.00 GMT), pada kedalaman 99 kilometer, menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS).

Gempa bumi di Peru ini terjadi setelah dua gempa besar di wilayah tersebut sejak Juni: gempa kembar di Venezuela pada 24 Juni yang menewaskan lebih dari 6.400 orang dan gempa kuat di Kolombia pekan lalu yang menewaskan hampir 300 orang.

Di Peru, setidaknya 22 rumah, enam sekolah, dan 12 pusat medis telah terdampak gempa, menurut laporan awal. Para pejabat terus melakukan penilaian kerusakan.

Institut Geofisika Peru (IGP) menetapkan magnitudo gempa sebesar 7,2 dan mengatakan gempa tersebut terjadi pada kedalaman 108 kilometer.

Tim darurat telah dikerahkan ke kota-kota Andes, Puquio dan Coracora.

Gambar-gambar yang disiarkan media Peru menunjukkan bebatuan dan tanah longsor menuruni bukit di sekitar Coracora di wilayah Ayacucho, kota terdekat dengan pusat gempa, yang memiliki populasi sekitar 10.000 jiwa.

"Warga telah merespons. Mereka mengungsi dan mencari tempat berlindung," kata walikota kota itu, Yony Odon, kepada televisi pemerintah melalui telepon. Ia berharap tidak ada kerusakan besar.

Gempa bumi tersebut "dirasakan dengan intensitas sedang hingga kuat di beberapa wilayah," tulis Institut Pertahanan Sipil Nasional pada tanggal X.

Gempa susulan berkekuatan 4,2 juga dirasakan pada pukul 16.30 waktu setempat, lapor Inspektur Jenderal Polisi.

Getaran gempa juga dirasakan di Cusco, Arequipa, dan bahkan Lima, meskipun dengan intensitas yang lebih rendah, menurut wartawan AFP.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.