Sejarah Perjalanan Nama Serang dari Kolonial hingga Saat Ini, Berikut Fakta Dibaliknya
📅 Sabtu, 02 Apr 2022, 13:55 WIB | Oleh: Zulfikar Ali HusenPada 1596, Maulana Yusuf menghadapi beragam peristiwa, salah satunya adalah orang-orang Belanda datang untuk pertama kalinya di Pelabuhan Banten yang dipimpin oleh Cornelis de Houtman.
Namun, karena sifat congkak dari orang-orang Belanda, pemerintah Banten tidak mau bersimpati kepada mereka, sehingga kerap terjadi selisih paham yang berlangsung sangat lama.
Pada 1651, pemerintahan Banten dipegang oleh Sultan Ageng Tirtayasa. Selama masa pemerintahannya, politik, ekonomi, perdagangan, pelayaran, dan kebudayaan berkembang sangat pesat.
Di saat yang sama, bentrokan dan peperangan antara Belanda dengan pemerintah Banten semakin sering terjadi karena Sultan Ageng Tirtayasa sangat membenci Belanda.
Untuk melumpuhkan Sultan Ageng Tirtayasa, Belanda mempraktikkan devide et impera atau politik adu domba.
Pada akhirnya, karena bujukan sang anak, Sultan Haji, yang telah dipengaruhi Belanda, Sultan Ageng Tirtayasa berhasil ditangkap dan dipenjara di Batavia sampai akhir hidupnya tahun 1692.
Sejak saat itu, Kesultanan Banten mulai mengalami kemunduran, bahkan dapat dikatakan jatuh ke tangan Belanda.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!