Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Stok Beras Premium Tersedia, Amran Minta Bulog Perkuat Pasokan ke Ritel Modern.

📅 Minggu, 20 Sep 2026, 20:57 WIB | Oleh:
Stok Beras Premium Tersedia, Amran Minta Bulog Perkuat Pasokan ke Ritel Modern. Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meminta Perum Bulog mengoptimalkan penyaluran stok beras premium yang tersedia untuk memperkuat pasokan di jaringan ritel modern.

Amran menegaskan ketersediaan beras premium harus dipastikan menjangkau masyarakat, terutama setelah pemerintah melakukan pengawasan terhadap sejumlah produk beras fortifikasi yang diduga tidak memenuhi ketentuan.

"Tidak boleh tidak ada kata lain kecuali memenuhi kebutuhan masyarakat. Beras premium kami minta Bulog optimalkan suplai ke toko-toko ritel modern," kata Amran terkonfirmasi di Jakarta, Minggu.

Ia memastikan pasokan beras nasional tetap aman karena pemerintah terus memperkuat stok cadangan beras pemerintah (CBP), penyaluran beras premium, serta program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Bapanas mencatat stok CBP yang dikelola Perum Bulog per 18 September 2026 mencapai sekitar 4,6 juta ton dengan penyaluran sepanjang tahun berjalan hingga pertengahan September sekitar 2,3 juta ton.

Kondisi tersebut menjadi modal pemerintah dalam menjaga ketersediaan beras nasional sekaligus memperkuat intervensi pasar ketika terjadi tekanan harga maupun gangguan distribusi.

Untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga, pemerintah juga tengah memproses penambahan kuantum SPHP beras sebesar 1 juta ton yang akan diarahkan ke wilayah dengan kebutuhan tinggi.

Selain memastikan ketersediaan beras medium dan SPHP, pemerintah memperkuat distribusi beras premium agar kebutuhan masyarakat pada berbagai segmen pasar tetap terpenuhi.

Penguatan pasokan tersebut berjalan seiring dengan langkah pengawasan terhadap peredaran beras di pasar untuk memastikan produk yang beredar sesuai standar mutu dan informasi pada label.

Amran menyampaikan pemerintah menemukan dugaan perubahan produk dari beras premium menjadi beras fortifikasi yang kemudian ditindaklanjuti melalui pemeriksaan laboratorium oleh empat laboratorium kredibel.

"Ternyata ada dugaan (kecurangan beras) beralih dari premium ke fortifikasi. Katanya fortifikasi, setelah kita cek di lab, ada empat lab kredibel, kita cek ternyata tidak sesuai dengan labelnya," ujar Amran.

Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan pihaknya terus memperkuat ketersediaan beras premium di pasar konsumen dengan menggelontorkan pasokan melalui jaringan ritel modern.

"Penyaluran ini diarahkan untuk memastikan masyarakat di berbagai kota besar dan wilayah perkotaan dapat memperoleh beras premium dengan mudah," kata Rizal dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.

Dia menegaskan distribusi beras premium Bulog sudah menjangkau kota-kota besar seperti Jakarta, Makassar, Surabaya, Sidoarjo, Bojonegoro, Semarang, Klaten, Solo, Salatiga, Bandung, Karawang, Subang, dan Kupang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
Tangerang Perkuat Transpara...

Pasar Tengah Buruk, Pemprov Tunda IPO

43 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Pasar Tengah Buruk, Pemprov...

Jaga Persatuan dan Kerukunan lewat Keberagaman

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jaga Persatuan dan Kerukuna...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...
Luar Negeri
IMF Khawatirkan Fragmentasi...
Nasional
Perkembangan AI Terlalu Cep...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.