Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sejarah Perjalanan Nama Serang dari Kolonial hingga Saat Ini, Berikut Fakta Dibaliknya

📅 Sabtu, 02 Apr 2022, 13:55 WIB | Oleh:
Sejarah Perjalanan Nama Serang dari Kolonial hingga Saat Ini, Berikut Fakta Dibaliknya Doc: istimewa

Perjalanan nama Kota Serang bermula pada 1816, dibawah pimpinan Gubernur Vander Capellen, Belanda datang ke Banten untuk mengambil alih kekuasaan dari Sultan Muhammad Rafiudin. Belanda kemudian membagi Banten menjadi tiga wilayah, yaitu Serang, Lebak, dan Caringin, yang masing-masing dipimpin oleh bupati.

Bupati pertama untuk Serang adalah Pangeran Aria Adi Santika. Hingga masa pendudukan Jepang dan setelah kemerdekaan Indonesia, jabatan bupati untuk wilayah ini tetap dipegang oleh orang pribumi. Setelah Agresi Militer Belanda II, daerah Serang menjadi salah satu kabupaten di wilayah Provinsi Jawa Barat.

Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Tingkat II Serang No.17 Tahun 1985, Hari Lahir Kabupaten Serang ditetapkan pada 8 Oktober 1526. Hari lahir Kabupaten Serang itu diambil dari dimulainya Sultan Maulana Hasanuddin memerintah Kesultanan Banten.

Sejak 4 Oktober 2000, Kabupaten Serang resmi menjadi bagian dari Provinsi Banten. Kota Serang sekarang ini merupakan daerah otonom hasil pemekaran dari Kabupaten Serang. Kota Serang resmi berdiri melalui Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2007 tentang Pembentukan Kota Serang di Provinsi Banten, yang disahkan pada 10 Agustus 2007.

Namun, cikal bakal terbentuknya Kota Serang tidak jauh dari sejarah Banten, karena kota ini dulunya bagian dari Kesultanan Banten yang berdiri sejak abad ke-16.

Sebelum abad ke-16, berita-berita tentang Banten tidak banyak tercatat dalam sejarah dan hanya diketahui bahwa wilayah ini merupakan bagian dari Kerajaan Sunda.

Menurut versi salah satu sejarah, ketika tanah Sunda masih dalam kekuasaan Kerajaan Pajajaran, di Banten ada dua kerajaan, yaitu Kerajaan Banten Girang dan Kerajaan Banten Pasisir.

Kerajaan Banten Girang dipimpin oleh Adipati Suragana dan Banten Pasisir dipimpin oleh Adipati Surosowan.

Konon, kedua pemimpin ini merupakan putra dari Prabu Siliwangi. Adipati Surosowan memiliki seorang putri bernama Kawung Anten yang kemudian dinikahkan dengan Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati.

Dari pasangan ini, lahir putra bernama Maulana Hasanuddin atau Pangeran Sabakingking, yang pandai dalam memerintah kerajaan.

Maulana Hasanuddin berhasil menaklukkan Banten Girang pada 1525 dan mempertemukannya dengan Banten Pasisir.

Setelah itu, Maulana Hasanuddin mendirikan kesultanan Islam pertama di Banten yang kemudian dikenal sebagai Kesultanan Banten.

Maulana Hasanuddin kemudian membangun keraton yang berfungsi sebagai pusat pemerintahan dan pusat kota, yang bernama Keraton Surosowan (sekarang terletak di Kecamatan Kasemen, Kota Serang).

Setelah Maulana Hasanuddin wafat pada 1570, tampuk kekuasaan diteruskan oleh putranya, Maulana Yusuf sebagai Sultan Banten II.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Olahraga
UEFA Nations League: Rashfo...
Megapolitan
Inovatif, Ada Layanan Mobil...
Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 22 Se...
Advertisement
Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.