Bantuan Produktif Usaha Mikro Harus Tetap Dianggarkan
📅 Senin, 23 Agu 2021, 00:04 WIB | Oleh: Tim RedaksiIntegrasi Bantuan
Secara terpisah, Pakar Ekonomi dari Universitas Airlangga, Imron Mawardi, mengatakan wajar jika UMKM mengalami penurunan permintaan dan pendapatan pada tahun ini karena pandemi Covid-19 yang penyebarannya semakin masif.
"Pandemi ini sulit ditebak, awalnya diperkirakan akan semakin membaik, ternyata muncul varian virus yang lebih ganas sehingga memaksa pemerintah melakukan berbagai pembatasan. Meskipun aktivitas bisnis sudah mulai dibuka, tetapi tidak selonggar sebelumnya, itu yang membuat belum pulih," kata Imron.
Sektor pariwisata misalnya belum normal, padahal berkaitan erat dengan pelaku UMKM. Begitu pula dengan sektor ritel seperti mal dan restoran, selain waktu dan kapasitas pengunjung dibatasi, juga belum semua orang yang mendapat vaksin, sehingga tidak bisa masuk. Kondisi itu semua, jelasnya, sangat memengaruhi permintaan produk-produk UMKM.
Sementara itu, Kepala Pusat Pembangunan Sosial (SODEC) FISIP Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Hempri Suyatno, mengatakan kondisi kekurangan modal itu harus disikapi pemerintah dengan langkah strategis berupa integrasi semua kebijakan bantuan pendanaan, program, sekaligus mengoptimalkan gerakan bela-beli produk UMKM yang dimulai oleh pemerintah dan juga Aparatur Sipil Negara (ASN).
"Selama ini, program-program pemerintah sporadis dan masih banyak salah sasaran. Verifikasi dan validasi dari BPUM juga masih kurang detil. BPUM tetap harus lanjut di 2022, tapi harus integratif dengan program yang lain secara simultan," kata Hempri.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!