AS Mengambil Alih Bandara Kabul untuk Mengevakuasi Staf dari Afganistan
📅 Senin, 16 Agu 2021, 15:34 WIB | Oleh: Zulfikar Ali HusenRakhshanda Jilali, seorang aktivis hak asasi manusia yang mencoba untuk pergi, mengatakan: "Bagaimana (Amerika) dapat menahan bandara dan mendikte syarat dan ketentuan untuk Afghanistan?"
"Ini adalah bandara kami, tetapi kami melihat para diplomat dievakuasi sementara kami menunggu dalam ketidakpastian," katanya kepada Reuters.
Lebih dari 60 negara, termasuk AS dan Inggris, telah mengeluarkan pernyataan bersama yang mengatakan bahwa rakyat Afghanistan "layak untuk hidup dalam keselamatan, keamanan, dan martabat", dan bahwa keamanan dan ketertiban sipil harus segera dipulihkan.
Mereka juga meminta Taliban untuk mengizinkan siapa saja yang ingin pergi, dan untuk menjaga jalan, bandara, dan penyeberangan perbatasan tetap terbuka.
Suhail Shaheen, anggota tim perunding Taliban di Qatar, mengatakan kepada BBC bahwa orang-orang di Kabul tidak perlu khawatir dan bahwa properti dan kehidupan mereka aman.
"Kami adalah pelayan rakyat dan negara ini," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!