Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPH Migas Nyatakan Pengiriman BBM ke SPBU di Jember Sudah Kembali Normal

📅 Sabtu, 12 Sep 2026, 10:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPH Migas Nyatakan Pengiriman BBM ke SPBU di Jember Sudah Kembali Normal Doc: ANTARA
Ket. Kepala BPH Migas Wahyudi Anas (kiri) saat berbincang dengan pembeli BBM di SPBU Jember, Jawa Timur, Jumat (11/9/2026).

JEMBER – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menyatakan bahwa pengiriman bahan bakar minyak (BBM) ke SPBU yang berada di Jember, Jawa Timur, sudah kembali normal dan antrean kendaraan yang akan mengisi BBM tidak sebanyak seperti beberapa hari yang lalu.

"Sebanyak 15 unit truk dari Surabaya dikerahkan khusus untuk menyuplai SPBU di Jember," kata Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, saat meninjau SPBU di Jember, Jawa Timur, Jumat (11/9) malam.

Menurut dia, kelangkaan BBM yang terjadi di Jember beberapa hari lalu karena adanya kendala distribusi BBM dari Intergited Terminal (IT) Tanjung Wangi, Banyuwangi, karena arus lalu lintas kendaraan di sekitar IT Tanjung Wangi macet.

Hal tersebut, kata Wahyudi, karena kendaraan logistik yang akan menyeberang dari ASDP Cabang Ketapang ke Gilimanuk macet, sehingga akses jalan kendaraan truk BBM terkena imbasnya. 

Wahyudi menjelaskan dengan adanya kemacetan di sekitar Pelabuhan Ketapang, maka distribusi BBM tidak dapat dilakukan dengan kondisi normal, di mana kendaraan pengangkut BBM memakan waktu yang cukup lama dari biasanya.

"Kalau normal distribusi BBM ke wilayah Jember hanya 6-8 jam. Tapi karena ada kemacetan menjadi 12 jam ke atas sekali jalan," ujarnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut kata dia, Pertamina Patra Niaga kemudian mengalihkan pendistribusian BBM ke Jember, yang semula diambil dari IT Tanjung Wangi dialihkan ke IT Surabaya.

Wahyudi juga mengimbau kepada masyarakat untuk mengkonsumsi BBM secara bijak dan ketika terjadi antrean panjang jangan dipaksakan mengantre.

"Kami pastikan akan terus monitor untuk memperlancar distribusi BBM di Kabupaten Jember," katanya menambahkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.