Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG: Hujan di Sulteng Disebabkan Massa Udara dan Suhu Laut yang Lebih Hangat

📅 Sabtu, 12 Sep 2026, 10:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG: Hujan di Sulteng Disebabkan Massa Udara dan Suhu Laut yang Lebih Hangat Doc: ANTARA
Ket. Forecaster on Duty Stasiun Meteorologi Mutiara Palu saat memperlihatkan prakiraan cuaca selama sepekan ke depan di Sulawesi Tengah, Sabtu (12/9/2026).

Kota Palu – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan fenomena hujan yang terjadi di sejumlah wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) belakangan ini dipicu oleh adanya penumpukan massa udara dan suhu muka laut yang lebih hangat.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Mutiara Palu, Fathan Labanu, mengatakan secara umum wilayah Sulawesi Tengah masih berada dalam periode puncak musim kemarau dan terdampak fenomena El Nino.

"Jadi saat ini posisinya masih dalam masa musim kemarau. Sementara untuk kasus terjadinya hujan di beberapa wilayah Sulawesi Tengah itu sifatnya belum merata atau tidak menyeluruh," kata Fathan di Kota Palu, Sabtu(12/9).

Ia mengemukakan untuk hujan lokal tersebut dominan terjadi di kawasan Sulawesi Tengah bagian barat seperti Kabupaten Sigi, Kabupaten Donggala, Kota Palu, serta berpotensi meluas ke wilayah Kabupaten Tolitoli dan Kabupaten Poso.

"Kondisi tersebut disebabkan oleh akumulasi massa udara di sekitar wilayah Sulawesi Tengah bagian barat dan Selat Makassar, termasuk suhu permukaan air laut di Selat Makassar yang tercatat lebih hangat dari biasanya turut mendorong percepatan pertumbuhan awan-awan hujan," sebutnya.

Sejumlah wilayah berpotensi turun hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada 13–19 September mendatang. Wilayah tersebut meliputi Kota Palu, Kabupaten Sigi, Kabupaten Donggala, Kabupaten Buol, Kabupaten Tolitoli, dan Kabupaten Poso. 

"Terkait prakiraan cuaca sepekan ke depan adanya potensi peningkatan curah hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, bahkan berpeluang terjadi hujan lebat di beberapa titik," ucapnya. 

Terkait hal itu pihaknya mengajak masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca mendadak, terutama potensi hujan lebat yang kerap terjadi pada sore hingga malam hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.